Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pengurus KONI Kudus Jamin Transparans soal Anggaran

logo-koni--480x328

 

MuriaNewsCom, Kudus – Disorotnya anggaran hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus yang terlalu besar pada APBD Perubahan 2016, membuat lembaga itu bersuara.

Ketua KONI Kabupaten Kudus HM Ridwan menegaskan jika pihaknya siap untuk transparan dalam pengelolaan anggaran. Upaya tersebut dilakukan, menyusul adanya sorotan atas tambahan dana hibah KONI sebesar Rp 6 miliar yang dikucurkan dalam APBD Perubahan tahun ini.

”Kami siap terbuka. Setiap tahun kami selalu diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga tidak ada persoalan,” kata Ridwan, Kamis (11/8/2016).

Ridwan mengatakan, setiap tahun pihaknya selalu menyampaikan pertanggungjawaban secara terbuka. Dan dalam audit BPK, penggunaan anggaran yang ada juga sudah sesuai dengan regulasi yang ada.

Menurutnya, alokasi hibah untuk KONI juga telah sesuai dengan aturan perundangan. Pada UU Sistem Keolahragaan Nasional, dijelaskan pemerintah termasuk pemerintah kabupaten wajib mengalokasikan anggaran pembinaan olahraga melalui dana APBD.

”Jadi kami kira pembinaan olahraga merupakan urusan wajib yang perlu diprioritaskan,” tandasnya.

Dikatakan Ridwan, penambahan dana hibah KONI dalam APBD Perubahan memang didasarkan pada kebutuhan pembinaan atlet. Dengan 36 pengcab olahraga yang dinaunginya, KONI berkewajiban memberikan anggaran pembinaan pada atlet yang ada.

Tak hanya itu, saat ini prestasi olahraga Kudus juga terbilang cukup bagus dibanding dengan daerah lain. Meski dengan dana yang tidak banyak, namun Kudus termasuk sukses menyumbangkan 56 atlet untuk membela kontingen Jawa Tengah dalam ajang PON di Bandung mendatang.

”Prestasi atlet Kudus juga tak kalah bagus. Selain mampu berbicara di tingkat nasional, kami juga memiliki atlet-atlet yang sudah mampu unjuk gigi di pentas internasional,” katanya.

Pada tahun 2016 ini, KONI telah mendapat kucuran anggaran sebesar Rp 5 miliar yang dialokasikan pada APBD Murni 2016. Dengan tambahan anggaran sebesar Rp 6 miliar, total anggaran yang akan diterima KONI tahun ini mencapai Rp 11 miliar.

Selain untuk pembinaan olahraga di masing-masing pengcab, anggaran KONI yang ada juga akan dialokasikan untuk pembiayaan Persiku (Kudus) yang tahun ini berlaga di Liga Nusantara.

Dengan status tim amatir, Persiku memang masih berhak untuk mendapat alokasi anggaran dari APBD. ”Untuk Persiku, memang kami alokasikan Rp 1,5 miliar yang akan kami ambilkan dari anggaran APBD Perubahan ini,” imbuhnya.

Editor: Merie

Comments
Loading...