Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pengerjaan Waduk Logung Kudus Baru 27 Persen

waduk
Bupati Kudus Musthofa saat melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Waduk Logung, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa ingin bendungan Logung yang berada di Kecamatan Jekulo dan Dawe, Kudus, rampung sesuai target.

Tepatnya di akhir 2017, sebelum dirinya usai menjabat sebagai Bupati Kudus. Diketahui, masa kepemimpinannya akan berakhir di 2018.

Untuk mengetahui perkembangan pembangunan Waduk Logung, Musthofa bersama Asisten Pemerintahan Sekda, Kepala Dinas BPESDM, kepala Dinas CKTR, dan Camat Jekulo, meninjau langsung ke lokasi, Selasa (9/8/2016). Tepatnya yaitu di Desa Kandangmas dan Rejosari di wilayah Kecamatan Dawe dan Desa Tanjungrejo di Kecamatan Jekulo.

Tujuannya tentu ingin mengetahui perkembangan/progress pembangunan bendungan yang diperkirakan mampu mengurangi bencana banjir sebesar 70 persen. Karena selama ini, di sebagian besar wilayah Jekulo dan Mejobo sering terendam banjir ketika musim penghujan.

Hingga awal Agustus ini, target pembangunan diharapkan  selesai 27,66 persen. Namun dalam realisasi pelaksanaannya sudah melampaui target. Yaitu sebesar 27,77 persen. Dan pembangunan ini diharapkan akan lancar sesuai rencana bahkan bisa lebih cepat tanpa adanya permasalahan.

”Saya harapkan pekerjaan ini cepat rampung sesuai target. Tetapi harus berkualitas dan aman serta tidak ada permasalahan,” kata Musthofa.

Terkait dengan permasalahan yang masih tersisa, pihaknya segera menyelesaikan. Yaitu melalui koordinasi dengan kepolisian. Yaitu dengan Polres Kudus dan Polda Jateng.

”Saya juga mengharapkan kepada pihak kontraktor melaporkan progress pembangunan setiap bulan. Sehingga apabila ada hambatan segera bisa diselesaikan bersama,” harapnya.

Bupati juga berharap pembangunan bendungan ini dibarengi dengan pembangunan irigasi. Ketika bendungan yang ada di lereng Muria ini rampung, langsung bisa difungsikan jaringan irigasi untuk mengalirkan ke berbagai areal pertanian yang ada di Kudus.

Manajer Proyek Bendung Logung Hernowo mengatakan, pihaknya optimistis bisa mencapai target pembangunan. Bahkan berbagai upaya sudah disiapkan  agar dapat selesai pada 2017.

“Kita bisa tambah tenaga, saat ini ada sekitar 300 tenaga. Nanti, tenaga bisa ditambah, serat alat berat juga ditambah agar pembangunan dapat segera selesai,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...