Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Yakin di Jalur Independen, Bakal Paslon Syamsul-Maya Buka Peluang Parpol

paslon
Syamsul Anwar (paling kiri) dan Mayadina Rahma (paling kanan) bersama tim pendukungnya saat mnata KTP dukungan yang diperoleh di posko mereka. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Bakal pasangan calon (Paslon) dari jalur perseorangan atau independen, Syamsul Anwar – Mayadina Rahma masih yakin tempuh jalur nonpartai. Meski demikian, mereka masih membuka peluang partai politik yang ingin mengusung mereka.

Syamsul Anwar mengaku membuka peluang parpol lantaran dalam dunia politik kemungkinan-kemungkinan masih bisa terjadi, termasuk jika nanti dirinya diusung oleh parpol mendekati masa penyerahan persyaratan dukungan ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara.

“Tapi kami masih yakin dan fokus dengan yang kami jalani saat ini. Pengumpulan KTP terus dilakukan, kami sudah mendapatkan dukungan KTP melebihi batas minimal,” ujar Syamsul kepada MuriaNewsCom.

Ia mengaku semula menargetkan dukungan sebanyak 100 ribu KTP. Tetapi, melihat waktu yang sedikit ini, ia memperkirakan capaian total dukungan KTP sekitar 80 hingga 90 ribu. Itu jauh di atas batas minimal yang ditetapkan KPU Jepara yakni 63.119.

“Kami awalnya saya sangat pesimistis untuk mencapai batas minimal, apalagi sampai melebihi. Tetapi dengan dukungan para tokoh masyarakat, para ulama dan habaib, ternyata ini bisa kami jalani dengan maksimal dan hasilnya mampu melebihi batas minimal,” terangnya.

Dia menegaskan, syarat dukungan yang terkumpul tersebut nantinya akan diverifikasi secara final pada Selasa (9/8/2016). Selanjutnya dimasukkan ke dalam database sebagaimana proses adiministrasi yang ditentukan oleh KPU. Secara resmi, dokumen syarat dukungan akan diserahkan ke KPU Jepara pada Rabu (10/8/2016) mendatang.

Sahabat Saya, sebutan pendukungnya, dengan sukarelawan sebanyak seribu lebih tersebut telah berhasil menghimpun dukungan dari 15 kecamatan dengan total sebaran dukungan di 120 desa di Jepara. Artinya, di setiap kecamatan ada dukungan di delapan desa. Itu sudah memenuhi syarat sebaran dukungan yang menurut aturan KPU minimal sembilan kecamatan.

“Sebenarnya saya sadar tidak ideal sebagai calon. Tapi daripada diam saja sedangkan Jepara selama lima tahun belum ada kemajuan dan butuh pembenahan. Maju sebagai bakal calon menjadi salah satu ikhtiar,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Mayadina Rahma. Ia mengaku memperhitungkan sejumlah peluang termasuk peluang diusung Parpol . Yang jelas saat ini ia fokus pada jalur persorangan yang ditempuh.

“Prinsipnya, semakin banyak yang mendukung calon independen maka akan makin baik dan politik jadi sehat,” jalas Mayadina.

Ia pun menanggapi datar saat ditanya mengenai aturan bakal calon perseorangan yang sudah syarat dukungannya diverifikasi tidak bisa dicalonkan oleh Parpol.

Sementara itu, Komisioner KPU Jepara, Subchan Zuhri mengatakan, ketika bakal Paslon sudah menyerahkan syarat dukungan dan telah dilakukan verifikasi administrasi, maka bakal Paslon tersebut sudah tidak dapat dicalonkan melalui partai politik.

Sedangkan mengenai durasi verifikasi faktual, dua pekan yang diberikan dirasa mencukupi. Ia memastikan jika dukungan di tiap desa akan diverifikasi oleh PPS di masing-masing desa.

“Tiap desa ada tiga anggota PPS dibantu dengan tiga sekretariat. Itu yang akan dimaksimalkan,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...