Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Antusiasme Warga Pladen Tonton Film Cukai, Buat Sosialisasi Makin Efektif

Padatnya lokasi pemutaran film cukai di lapangan Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, oleh warga setempat, saat kegiatan itu digelar pada Sabtu (6/8/2016) malam. (MuriaNewsCom)
Padatnya lokasi pemutaran film cukai di lapangan Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, oleh warga setempat, saat kegiatan itu digelar pada Sabtu (6/8/2016) malam. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Antusiasme warga Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, saat berlangsungnya kegiatan pemutaran film mengenai aturan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada Sabtu (6/8/2016) malam, benar-benar luar biasa.

Lokasi kegiatan dipenuhi warga yang penasaran dengan kegiatan, yang dilaksanakan dengan metode layaknya pemutaran film layar tancap tersebut. Warga juga sangat menikmati pemutaran film, yang diselingi dengan hiburan musik itu.

Ada banyak sekali film-film yang diputar di sana. Bukan saja soal dana cukai, namun juga film-film yang populer. Tentu saja, ini membuat kegiatan tersebut menjadi lebih semarak dan menyenangkan.

”Kita punya beberapa film yang isinya mengenai penggunaan dana cukai ini. Isinya juga menarik sekali, dan tidak bakal membosankan. Ini yang saya pikir disukai warga,” terang Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno.

Dengan adanya pemutaran film ini, warga menjadi paham bahwa Kabupaten Kudus menerima sejumlah dana untuk digunakan demi pembangunan di wilayah ini. Termasuk tujuannya adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan warga Kudus itu sendiri.

”Namun kemasannya juga harus menarik. Film-filmnya juga dibuat dengan bagus dan menarik. Isinya tentu saja berkaitan dengan keseharian dari masyarakat Kudus itu sendiri. Biar lebih mengena,” terangnya.

Dari kegiatan itu, warga menjadi paham bahwa ada berbagai macam kegiatan yang dibuat Pemkab Kudus dari dana cukai ini. Misalnya saja aneka pelatihan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BKL), yang selama ini sudah berjalan dan menghasilkan ratusan alumni.

Soal pemahaman mengenai aturan penggunaan dana cukai itu, juga diakui warga setempat. Mereka merasa terhibur dengan aneka film yang diputar tersebut, sekaligus mengetahui bahwa ada dana cukai yang digunakan untuk berbagai kegiatan yang mendukung kesejahteraan mereka.

”Filmnya tadi ya, lucu-lucu. Cukup menghibur. Ada yang soal pelatihan, ada yang soal tidak boleh menggunakan rokok ilegal, dan beberapa lagi. Jadi, kita paham soal cukai ini, sekaligus terhibur karena filmnya dibuat menarik,” kata Agus, warga Desa Pladen.

Pemutaran film cukai di Pladen ini, adalah bagian dari rangkaian kegiatan sosialisasi ke desa-desa yang ada di wilayah ini. Desa Pladen menjadi satu dari sekian banyak desa yang kita sambangi, untuk diputarkan film mengenai sosialisasi cukai ini.

Pemutaran film iklan cukai ini, berlandaskan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK 07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Setelah Desa Pladen, kegiatan pemutaran film ini akan digelar juga di Desa Payaman (Mejobo) pada 10 Agustus 2016, Desa Hadipolo (Jekulo) pada 13 Agustus 2016, dan Desa Honggosoco (Jekulo) yang belum ditentukan tanggalnya. (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie

Comments
Loading...