Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Rembang Diklaim Menurun

Istri Bupati Rembang Hasiroh Hafidz dan Istri Wabup Rembang Vivit Dinarini Bayu Andriyanto foto bersama pemenang Lomba Kreativitas Anak (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Istri Bupati Rembang Hasiroh Hafidz dan Istri Wabup Rembang Vivit Dinarini Bayu Andriyanto foto bersama pemenang Lomba Kreativitas Anak (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Angka kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Rembang pada tahun 2016 ini diklaim menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan Kepala Sub Bidang Perlindungan Anak pada Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Rembang Agung Ratih Kusumawardani.

Menurutnya, hingga bulan Juli 2016, angka kasus kekerasan terhadap anak jumlahnya sebanyak 12. Jumlah tersebut turun dari tahun 2015 yang jumlahnya ada 18 kasus. Sedangkan untuk tahun 2014 jumlahnya mencapai 20 kasus. “Alhamdulillah, jumlahnya trendnya menurun dibanding tahun sebelumnya. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus kekerasan terhadap anak,” ujarnya di sela-sela kegiatan Lomba Kreativitas Anak dalam rangka Hari Anak Nasional di Pendapa Kabupaten Rembang, Sabtu (6/8/2016).

Katanya, rata-rata kasus kekerasan anak yang ada di Rembang tersebut berupa kekerasan seksual, kekerasan fisik baik dari keluarga maupun tetangga bahkan dari teman-teman sendiri. “Kita patut bersyukur sebab kasus kekerasan bisa turun. Selain itu, kita juga selalu bekerjasama dengan elemen yang ada. Sehingga kasus seperti ini bisa diedukasi,” imbuhnya.

Untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan anak dari kekerasan, dapat dilakukan melalui berbagai hal. Di antaranya melalui beragam kegiatan yang dapat memacu anak untuk berkreasi dan kreatif. “Perlombaan yang kita gelar, di antaranya mewarnai dan menggambar ini, salah satu tujuannya juga untuk mengakrabkan antara orang tua dan anak, serta memberikan edukasi kepada orang tua,” katanya.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...