Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kisah Fira, Siswi SMP yang Raih Penghargaan Garuda, Sering ‘Akali’ Orang Tua Demi Pramuka

596
 Safira Istikhah Rusmalinda (14) saat memimpin apel pelepasan peserta Jambore Nasional di halaman Rumdis Bupati Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Safira Istikhah Rusmalinda (14) saat memimpin apel pelepasan peserta Jambore Nasional di halaman Rumdis Bupati Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pramuka, membuat salah satu siswi SMP Negeri 1 Rembang benar-benar jatuh cinta terhadap dunia yang identik dengan petualang tersebut. Hal ini, membuat siswi tersebut bertekad bisa menekuni secara total mengenai dunia kepramukaan.

Bahkan, berkat keseriusannya tersebut, siswa tersebut mampu meraih penghargaan yang membanggakan. Adalah Safira Istikhah Rusmalinda (14). Meski masih SMP dirinya bisa mendapatkan penghargaan Garuda. Penghargaan ini cukup prestisius dalam bidang kepramukaan, apalagi, yang mendapatkan masih kategori penggalang.

Meski demikian, ada kisah yang cukup mengharukan yang dialami Safira. Untuk bisa menekuni dunia kepramukaan, dirinya sempat mendapatkan larangan atau ditentang orang tua. Sebab, orang tuanya menilai jika kegiatan pramuka tak memberi manfaat.

“Orang tua saya itu sering melarang ikut pramuka. Sebab kegiatan ini katanya tidak ada manfaatnya. Sampai – sampai orang tua saya itu bilang, ikut pramuka itu dapat apa,” katanya, menirukan perkataan orang tuanya.

Meski dilarang, namun hal itu tak membuat Safira patah semangat. Justru dengan begitu, Safira ingin menunjukkan jika apa yang dikatakan orang tuanya tak sepenuhnya benar. Untuk itu, dirinya bertekad tetap bisa ikut latihan pramuka.

Untuk bisa mewujudkan keinginannya itu, Safira harus rela ‘membohongi’ orang tuanya untuk bisa ikut latihan. “Ketika Jumat siang seusai sekolah, saya itu selalu bilang kepada orang tua bahwa akan belajar kelompok. Namun alasan itu supaya bisa dibolehkan. Sedangkan sesampainya di sekolah saya langsung ikut pramuka,” bebernya.

Kini, Safira bisa menunjukkan jika pramuka merupakan salah kegiatan yang positif. Bahkan di bidang ini, Safira memiliki prestasi yang membanggakan. Kini, dalam perhelatan Jambore Nasional yang digelar di Cibubur pada 11-20 Agustus ini, dirinya juga menjadi salah satu peserta dari Kwarcab Rembang Penggalang Pramuka.

“Alhamdulillah, dengan melihat hasilnya kini. Orang tua saya tak lagi melarang untuk ikut kegiatan pramuka. Bahkan, mereka bangga anaknya bisa menjadi bagian dari peserta Jamnas yang kini ikut mewakili Rembang di kancah nasional,” pungkasnya.

Editor : Kholisitiono

 

Ruangan komen telah ditutup.