Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gawat, Stok Darah PMI Jepara Menipis

838
pmi
Petugas memperlihatkan stok darah di kantor PMI Jepara, Senin. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Stok darah di Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara menipis alias minim. Itu terjadi yang terjadi pada Senin (1/8/2016). Darah yang tersimpan di dalam lemari penyimpanan hanya tinggal menyisakan segelintir saja.

Salah seorang petugas PMI Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Jepara, Laras Safitri membeberkan, jumlah stok darah menipis sejak beberapa hari terakhir. Rinciannya, untuk golongan darah O hanya ada 25 kantong, golongan darah A hanya ada enam kantong, golongan darah B hanya ada 5 kantong dan golongan darah AB hanya ada 10 kantong.

“Stok yang ada memang tinggal ini saja. Ini tergolong sangat sedikit jika dibanding hari-hari biasanya. Sebab, biasanya setiap hari ada ratusan kantong darah, sedangkan hari ini tinggal sedikit, hitungan puluhan saja,” ujar Lasar, kepada MuriaNewsCom, Senin (1/8/2016).

Menurutnya, sedikitnya stok darah kali ini terjadi karena belakangan sangat sedikit yang melakukan donor darah. Itu tidak lepas dari momen libur puasa dan lebaran hingga saat ini libur sekolah. Hari-hari libur itu sangat berpengaruh dengan stok darah yang ada di PMI Jepara.

“Ya karena hari libur, aktivitas donor darah juga menjadi sedikit. Sebab selama ini yang paling banyak melakukan donor darah adalah sektor sekolah dan perusahaan. Ketika hari libur jelas aktivitas donor darah menjadi sedikit,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan,ketika darah yang ada di PMI habis, maka menjadi tanggung jawab keluarga yang membutuhkan darah. Misalnya ketika ada yang melakukan cuci darah, dan darah di PMI habis, maka pihak keluarga harus bersedia mencari pendonor dari unsur keluarga, saudara, teman maupun yang lainnya.

“Yang selama ini berjalan begitu. Jadi kalau kehabisan stok, keluarga pasien yang harus bersedia mencari bantuan donor darah,” ungkapnya.

Dia menambahkan, di PMI Jepara, dalam sehari rata-rata mengeluarkan 50 kantong darah. Pengguna darah yang ada di PMI Jepara mayoritas adalah pasien yang mengalami penyakit anemia dan gagal ginjal maupun cuci darah.

Editor : Akrom Hazami

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.