Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jualan Kopi Lelet, Warga Panggungroyom Pati Raup Omzet Jutaan Rupiah

 Marsinah, pemilik warung kopi lelet tengah menyangrai kopi di rumahnya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Marsinah, pemilik warung kopi lelet tengah menyangrai kopi di rumahnya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Sebuah warung kopi lelet yang berada di Desa Panggungroyom, Kecamatan Wedarijaksa tak pernah sepi dari pengunjung. Buka sejak pagi hingga pukul 17.00 WIB, warung ini kembali buka pukul 19.00 WIB sampai 24.00 WIB.

Adalah Marsinah (41), pemilik warung yang sudah lama bergelut usaha kecil-kecilan di bidang kopi. Marsinah mengaku, usahanya itu melanjutkan warung milik mertuanya yang sudah ada sejak 30 tahun yang lalu.

“Warung ini sudah ada ketika suami masih kecil. Jadi, saya tinggal melanjutkan warung kopi ini. Tak hanya melanjutkan, tetapi saya juga mewarisi resep rahasia dari kopi yang dibuat,” ujar Marsinah, Senin (1/8/2016).

Dalam memproduksi kopi lelet, Marsinah tidak membeli bahan jadi. Tapi, ia membeli biji-biji kopi pilihan dari Kota Semarang. Biji kopi itu disangrai langsung di rumahnya untuk dijadikan sebagai bubuk kopi.

Kopi yang disangrai tersebut berasal biji kopi murni tanpa adanya campuran bahan lain. Hal itu yang membuat kopi buatan Marsinah benar-benar asli, original, dan bisa menghasilkan jenis kopi lelet yang benar-benar mantap.

Satu cangkir kopi buatan Marsinah dihargai Rp 2.500. Kendati harganya terbilang terjangkau, tetapi kopi buatan Marsinah laris manis diburu penikmat kopi karena rasanya yang khas.

Dalam sehari, Marsinah sanggup menjual ratusan cangkir kopi dari pelanggan yang tersebar di berbagai daerah. Tak ayal, Marsinah sanggup mengantongi omzet jutaan rupiah setiap bulannya. Bila sehari menjual kopi rata-rata 100 cangkir, Marsinah bisa mengantongi omzet Rp 7,5 juta per bulan.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...