Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Menikmati Enaknya Dumbek, Jajanan Khas Rembang

 Dumbek, kue tradisional khas Rembang yang rasanya legit (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Dumbek, kue tradisional khas Rembang yang rasanya legit (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pernahkah Anda mendengar nama Dumbek? Tentu di antara Anda, mungkin masih banyak yang belum tahu dan mendengar tentang nama itu. Karena Dumbek memang jarang ada di daerah lainnya, selain di Jawa, khususnya Pantura Timur, salah satunya di Rembang.

Dumbek adalah nama kue tradisional yang nikmat dan khas di Rembang. Kue ini terbuat dari bahan-bahan yang sederhana berupa tepung beras, santan kelapa dan gula jawa yang direbus. Kue ini berwarna cokelat yang berasa manis dengan tekstur kenyal.

Salah satu hal yang juga sangat menarik perhatian dari kue ini selain rasanya adalah, kemasan yang sangat unik sekali karena dibungkus oleh daun kelapa yang masih muda atau orang Jawa sering menyebutnya sebagai janur kuning, yang dibentuk seperti terompet atau kerucut.

 Dumbek, kue tradisional khas Rembang yang rasanya legit (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Dumbek, kue tradisional khas Rembang yang rasanya legit (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Maka tidak heran pada masa kejayaannya, kue ini juga sangat disukai oleh anak-anak kecil karena kemasan yang agak mirip seperti mainan tradisional, namun banyak juga orang dewasa yang suka jajanan tersebut.

Salah seorang pembuat jajanan Dumbek dari Lasem Rumiah (55) mengatakan, makanan ini memang terbilang kuno. Namun demikian, jajanan ini tak jarang selalu ada ketika ada acara penting.”Seperti halnya mantu, hajatan, bahkan acara resmi penyambutan bupati atau pejabat,” katanya.

“Rasanya kenyal, legit. Sebab dalam pembuatannya menggunakan bahan alami. Yakni tepung kanji yang dicampur dengan gula aren. Sementara, campuran itu dimasukan ke dalam janur atau daun lontar yang sudah dibentuk menyerupai terompet atau kerucut,” paparnya.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...