Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ini Pesan Ketum ISSI Jateng Biar Grobogan Punya Atlet Sepeda yang Handal

Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Tengah Dede Indra Permana Sudiro saat menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus ISSI Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Tengah Dede Indra Permana Sudiro saat menyampaikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus ISSI Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Tengah Dede Indra Permana Sudiro menyatakan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mencetak atlet sepeda handal. Salah satu yang paling penting adalah penyediaan venue untuk sarana latihan maupun menggelar pertandingan.

“Minimal, harus punya tempat untuk latihan. Setidaknya untuk latihan sepeda BMX,” ujar Dede saat melangsungkan pelantikan pengurus ISSI Grobogan periode 2016-2020, Jumat (29/7/2017).

Menurut Dede, sejauh ini memang belum banyak daerah yang memiliki venue memadai. Hal ini terjadi karena pembuatan venue memerlukan dana yang cukup besar.

“Untuk bikin tempat latihan minimal ada dana Rp 500 juta. Ini memang jadi kendala karena kebutuhannya besar. Makanya, pembuatannya perlu dilakukan bertahap,” katanya.

Dalam kepengurusan ISSI Grobogan yang baru kali ini terbentuk, sosok ketua umum dipercayakan pada Yoyok Prihantoro. Acara pengukungan juga dihadiri Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto dan Ketua KONI Grobogan Fatchur Rahman. Keduanya juga tercatat dalam kepengurusan sebagai Pembina ISSI Grobogan.

Menurut Fatchur Rahman, untuk bisa meraih prestasi memang salah satu faktor pendukungnya adalah sarana dan prasarana yang memadai. Tidak hanya untuk olahraga sepeda saja tetapi juga semua cabang olahraga.

Mengenai perlunya membuat venue sepeda, dia menyatakan sudah memikirkan masalah tersebut. Hanya saja, salah satu kendala adalah soal lahan yang akan dipakai. “Saya selaku ketua KONI akan membahas lebih lanjut dengan Disporabudpar. Mudah-mudahan, harapan untuk bisa memiliki venue nanti bisa cepat terwujud,” katanya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...