Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Situasi Politik Jepara Memanas, Ini yang Dilakukan Pemkab

politik panas
Forum Komunikasi (Forkom) antar Pemerintah dan Masyarakat Jepara mengadakan kegiatan. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Situasi politik di Kabupaten Jepara sempat mulai memanas. Kondisi itu mendapatkan perhatian dari sejumlah pihak. Kali ini, untuk menjaga kondusivitas daerah jelang Pilkada Jepara 2017, pemkab menggelar Forum Komunikasi (Forkom) antar Pemerintah dan Masyarakat, di belakang pendapa kabupaten setempat, Kamis (28/7/2016).

Acara itu sengaja digelar untuk menyongsong pelaksanaan Pilihan Bupati dan Wakil Bupati 2017, dihadiri camat dan muspika serta organisasi dan kelompok sosial kemasyarakatan yang ada di Jepara. Tujuan utamanya semata untuk menjaga kondusivitas dan kenyamanan masyarakat menjelang, pelaksanaan hingga pascapilkada.

“Kegiatan ini dilandasi atas keinginan bersama untuk menciptakan Jepara yang kondusif. Apalagi menjelang pelaksanaan Pilbup dan Wabup 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Pebruari 2017. Untuk itulah diperlukan forum pertemuan untuk duduk bersama, berdiskusi guna mencegah dan memecahkan masalah secara jernih dan kebersamaan,” ujar Kepala Bakesbangpol Jepara, Istono.

Menurutnya, diharapkan forkom ini menjadi ajang  penyampaian pendapat dan masukan dalam rangka menciptakan kondusivitas daerah. Kegiatan lintas sektoral ini dipimpin langsung oleh bupati dan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh segenap Forkopinda. Diawali dari bupati, ketua DPRD, ketua PA, ketua PN, kejaksaan, polres dan Kondim 0719. Turut memberikan pengarahan pada kesempatan tersebut, ketua KPU dan ketua panwaslu.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengingatkan bahwa tidak hanya permasalahan pilbup yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017 saja. Tetapi perlu juga mendapat perhatian, yaitu Pemilihan Petinggi (Pilpet) serentak yang direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 14 November 2016.

“Melalui Forum inilah diharapkan secara kebersamaan dapat mewujudkan, menjaga dan melestarikan kondusivitas daerah.  Jangankan kaca pecah ranting patahpun jangan sampai terjadi,” katanya.

Ketua DPRD Jepara, Dian Kristiandi meminta tidak hanya menjelang hajat besar seperti pilpet, pilkada dan lainnya saja. Karena dengan sering bertemu maka akan dapat dicegah hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Selanjutnya dimusyawarahkan yang terbaik untuk kemaslahatan umat. Termasuk di dalamnya segala bentuk gangguan ketertiban masyarakat dapat segera diselesaiakn pihak polri, maupun kodim dan pihak terkait.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Comments
Loading...