Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Inspiratif! Anak Petani Asal Winong Pati Lulus Akmil dengan Nilai Cumlaude

 Sony Ponco Patrio, anak petani asal Desa Bumiharjo, Winong, Pati yang lulus Akmil 2016 dengan nilai cumlaude. (Dok. Pribadi)

Sony Ponco Patrio, anak petani asal Desa Bumiharjo, Winong, Pati yang lulus Akmil 2016 dengan nilai cumlaude. (Dok. Pribadi)

MuriaNewsCom, Pati – Ada kisah yang menarik dan inspiratif dari Sony Ponco Patrio (24), seorang pemuda asal Desa Bumiharjo RT 1 RW 2, Kecamatan Winong, Pati. Ia bersama enam pemuda lainnya asal Pati dilantik Presiden Joko Widodo dalam upacara Prasetya Perwira Remaja (Praspa) di Lapangan Sapta Marga kompleks Akademi Militer Magelang, Selasa (26/7/2016).

Diceritakan, Sony adalah anak seorang petani. Ia menempuh pendidikan di SD Bumiharjo, MTs Negeri Winong, dan SMAN 1 Jakenan. Setelah lulus, ia menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang dan ditetapkan sebagai perwira remaja.

Sejak awal, putra Darkasih ini memang punya cita-cita menjadi seorang prajurit TNI. Pintu cita-cita sangat terbuka lebar, ketika dia mendaftar di Akmil dan diterima. Setelah empat tahun ditempa di Akmil, Sony akhirnya lulus dan meraih nilai cumlaude.

Dulu, Sony sempat tidur di sekolahan karena tidak memiliki kendaraan untuk menuju sekolah. Setelah izin dengan sekolahan, ia diizinkan untuk tinggal di sekolah. Ia sempat membawa rice cooker untuk memasak nasi.

Ia mengatakan, keterbatasan biaya tidak membuat seseorang kemudian menyerah pada keadaan dan tidak bisa meraih cita-cita. Impian mesti diperjuangkan dengan baik, baik usaha maupun doa. “Tidak ada yang tidak mungkin. Apa yang kita cita-citakan harus kita perjuangkan. Karena hal itu tidak akan datang dengan sendirinya, tanpa ada usaha dan kerja keras,” ucap Sony singkat.

Perjuangan tidak berhenti saat ia ditetapkan sebagai perwira remaja TNI. Saat ini, ia harus kembali berjuang untuk pendidikan Dasar Kecabangan (Sarcab) di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD di Bandung selama enam bulan. “Semoga bisa lulus dengan baik dan segera mengabdi kepada bangsa dan negara,” harapnya.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...