Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

KPP Pratama Jepara Sediakan Ruangan Khusus Pelayanan Tax Amnesty

372
Kepala KPP Pratama menunjukkan ruangan khusus pelayanan tax amnesty
Kepala KPP Pratama menunjukkan ruangan khusus pelayanan tax amnesty  (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Program tax amnesty yang telah diberlakukan oleh pemerintah sejak 1 Juli 2016 diharapkan dapat dimanfaatkan sesegera mungkin oleh wajib pajak (WP).

Untuk mendukung pelayanan yang optimal, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara menyediakan ruangan khusus pelayanan tax amnesty. Dimaksudkan agar selain memberikan kenyamanan juga memberikan jaminan kerahasiaan data dan identitas dari WP yang akan memanfaatkan tax amnesty.

Ruangan tersebut diresmikan pada Selasa (26/7/2016), dihadiri oleh Forum Koordinasi Pemimpin Daerah (Forkopinda), Kepala kantor wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng I, sejumlah bank, dan asosiasi atau pengusaha di Kabupaten Jepara. Ruangan itu berada di dalam kantor KPP Pratama yang terletak di Desa Ngabul Kecamatan Tahunan, Jepara.

Dalam sambutannya,  Kakanwil DJP Jateng I Awan Nurmawan Nuh mengatakan, dengan diresmikannya ruangan khusus pelayanan tax amnesty membuktikan bahwa petugas siap mengamankan dan melaksanakan kebijakan dari pemerintah yakni UU tax amnesty. Kebijakan yang kini sudah diberlakukan itu diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pajak sehingga pembangunan Negara dapat dipercepat..

“Pembangunan Negara membutuhkan dana yang tidak sedikit. Apalagi Negara ingin melakukan percepatan pembangunan. Untuk itu, diharapkan melalui kebijakan tax amnesty ini mampu menambah pendapatan Negara, khususnya repatriasi,” ujar Awan Nurmawan Nuh.

Menurutnya, program tax amnesty ini tujuannya adalah mengajak para WP untuk menatap ke depan dan melupakan yang di belakang. Maksudnya, dengan cara mengikuti tax amnesty maka WP yang selama ini bermasalah berhak mendapatkan pengampunan masalah di masa lalu. Kemudian, diharapkan ke depan dapat tertib dan patuh terhadap pajak.

“Program tax amnesty ini, data dan identitas WP diperlakukan secara privat atau rahasia. Data yang ada tidak bisa digunakan untuk keperluan apapun. Itu sebagaimana amanat Undang-undang sehingga rahasia dan data dilokalisir di tempat tertentu. Karyawan dan siapapun tidak boleh mengambil foto,” terangnya.

Kepala KPP Pratama Jepara Endaryono mengatakan, pihaknya siap memberikan pelayanan optimal terhadap WP. Sedikitnya ada 36 petugas yang nantinya secara bergantian memberikan pelayanan khusus untuk program tax amnesty di ruangan baru tersebut.

“Ada petugas khusus yang bertugas untuk memberikan pelayanan di ruangan khusus pelayanan tax amnesty. Ruangan sudah didesain sedemikian rupa agar lebih nyaman bagi para WP,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Sholih memberikan apresiasi terhadap KPP Pratama Jepara. Diharapkan dengan adanya ruangan khusus pelayanan tax amnesty tersebut dapat memberikan pelayanan yang optimal, dan mampu meningkatkan pendapatan sektor pajak.

“Sektor pajak sangat penting dalam pembangunan negeri ini. Agar pembangunan dapat maksimal, tentu saja sector pajak yang menjadi penopang pendapatan Negara harus maksimal,” katanya.

Ruangan khusus pelayanan tax amnesty itu dilluncurkan secara simbolis yakni pemotongan pita pintu ruangan yang dilakukan oleh Sekda Jepara Sholih.  Setelah dipotong dan pintu dibuka, para tamu diperlihatkan sudut demi sudut.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.