Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jualan Batik Bakaran, Yuliati Raup Omzet Rp 200 Juta per Bulan

Yuliatiwarno bersama suaminya, Tamzis Al Anas, pengusaha muda bidang UMKM batik yang mampu meraup omzet rata-rata Rp 200 juta per bulan. (MuriaNewsCom/Lismanto)
Yuliatiwarno bersama suaminya, Tamzis Al Anas, pengusaha muda bidang UMKM batik yang mampu meraup omzet rata-rata Rp 200 juta per bulan. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 MuriaNewsCom, Pati – Yuliatiwarno, warga Desa Langenharjo RT 7 RW 3 yang saat ini menekuni usaha Batik Bakaran khas Pati mampu meraup omzet rata-rata Rp 150 juta hingga Rp 200 juta setiap bulannya. Hal itu diakui Yuli saat disambangi MuriaNewsCom di kediamannya.

Usaha UMKM bidang batik tulis itu ditekuni bersama dengan suaminya, Tamzis Al Anas. Awalnya, keduanya merintis usaha batik kecil-kecilan pada 2007. “Saya tertarik dengan dunia batik sejak masih kuliah. Modal Rp 500 ribu untuk dijual secara online. Ternyata permintaan makin banyak. Ini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, sekaligus kesempatan untuk melestarikan budaya pesisiran Juwana,” kata Yuli.

Kesuksesan sebagai pengusaha muda, mulai terlihat jelas ketika keduanya menikah dan fokus memproduksi batik sendiri. Dengan gencarnya promosi di internet, pesanan berdatangan dari pemesan luar kota hingga luar Jawa.

Saat ini, Yuli memiliki sekitar 30 tenaga kerja yang diambil dari tetangga sekitarnya hingga tetangga kecamatan, seperti Juwana dan Wedarijaksa. Sebagian besar karyawan berasal dari kalangan ibu-ibu.

Pesanan dari instansi pemerintahan dan swasta pun acapkali membeludak. Dengan ketekunan dan kesabaran, Yuli yang masih berusia 30 tahun ini menjadi pengusaha muda dengan omzet rata-rata Rp 200 juta setiap bulan.

 Editor : Kholistiono

Comments
Loading...