Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Patung 3 Tokoh Perempuan Hebat Jepara Mulai Dibangun

Pengendara melintas di Bundaran Ngabul yang akan jadi lokasi pembangunan patung. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara membuat patung tiga tokoh perempuan di Jepara yakni Ratu Shima, Ratu Kalinyamat dan RA Kartini akhirnya direalisasikan.

Pembangunan itu telah dimulai dengan membongkar lingkaran atau pulau yang ada di bundaran Ngabul, termasuk juga tugu Adipura dan air mancur yang ada di bundaran Ngabul, turut Kecamatan Tahunan, Jepara.

Pembangunan patung tiga tokoh wanita Jepara tersebut dianggarkan sebesar Rp 2,5 miliar lebih dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jepara 2016. Rencananya, proyek yang ditangani oleh PT Maha Karya Utama Abadi tersebut dapat rampung pada awal Desember 2016 mendatang.

“Perencanaan di tahun 2015 kemarin, dan tahun 2016 ini mulai dikerjakan. Patung tiga tokoh wanita di Jepara ini nantinya akan menjadi salah satu ikon Jepara. Sebab, dengan adanya patung itu akan mengubah total tata ruang jalan di Jepara, khususnya di Bundaran Ngabul,” ujar Kepala Bidang Cipa Karya pada Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan (Ciptaruk) Jepara Ary Bachtiar kepada MuriaNewsCom, Senin (25/7/2016).

Menurutnya, selama ini bundaran Ngabul terlalu boros dalam tampilan dan juga jalan menjadi sempit. Apalagi seiring dengan banyaknya truk kontainer yang belok ke arah Bawu, bagian bundaran yang digunakan untuk air mancur kerap rusak karena tersenggol oleh kendaraan besar itu. Sebab luasan jalan antara pulau-pulau jalan terlalu sempit.

“Kalau nanti patung tiga tokoh ini sudah jadi, maka luasan jalan akan jauh lebih luas karena pulau-pulau jalan akan dihilangkan semua dan nantinya hanya ada satu lingkaran yakni patung itu. Luas jalan raya nantinya sekitar 15 hingga 25 meter. Sehingga kendaraan besar bisa dengan mudah belok atau memutarkan kendaraan,” terangnya.

Dia menambahkan, tinggi patung nantinya sekitar 15 meter, dan masing-masing tokoh menghadap ke arah yang berbeda. Untuk patung Ratu Shima menghadap ke arah Kecamatan Keling, kemudian Ratu Kalinyamat menghadap ke arah Desa Mantingan Kecamatan Tahunan, serta patung Kartini menghadap ke arah Kecamatan Mayong

“Masing-masing ada maknanya. Ya kurang lebih menghadap ke tempat-tempat penting yang ada kaitannya dengan ketiga tokoh tersebut,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...