Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Saiful Arifin Kena Kampanye Hitam, Begini Sikap Panwas Pilkada Pati

437
Selebaran kampanye hitam yang berisi tuduhan terhadap Calon Wakil Bupati Pati Saiful Arifin di depan Kantor DPC PDIP Pati, Senin (25/7/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)
Selebaran kampanye hitam yang berisi tuduhan terhadap Calon Wakil Bupati Pati Saiful Arifin di depan Kantor DPC PDIP Pati, Senin (25/7/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Pati Achwan menanggapi adanya black campaigne pada selebaran yang menyebut Bakal Calon Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin merebut istri orang. Selebaran itu, salah satunya tertempel di depan Kantor DPC PDIP Pati, Senin (25/7/2016).

“Kami akan melakukan penelusuran dan pendalaman terkait dengan selebaran itu, siapa pelakunya. Bila pelakunya teridentifikasi ada hubungannya dengan calon yang lain, itu ada sanksinya tersendiri,” ujar Achwan.

Kendati begitu, Achwan akan menggunakan langkah pendekatan. Dengan begitu, Pilkada Pati yang akan berlangsung beberapa bulan lagi bisa berjalan baik dan tidak membuat kondisi semakin keruh.

Saat ini, Panwas masih bekerja sebagai pengawas KPU. Pihaknya bekerja secara total untuk mengawasi calon bupati dan wakilnya pada saat pencalonan sudah dimulai. “Sekarang, belum masuk tahapan ke sana. Kalau sudah tahapan, kita akan tindak tegas,” ucap Achwan.

Dikatakan, tahapan pencalonan dijadwalkan pada awal September. Setelah ada pencalonan dari calon bupati dan wakilnya, Panwas sudah mulai aktif untuk melakukan pengawasan kepada para calon supaya bisa berpolitik dengan santun dan tidak melanggar aturan.”Dalam berpolitik di Pilkada 2017, sudah ada aturannya. Kalau terbukti ada yang melanggar, kita akan tindak tegas, termasuk upaya black campaigne,” imbuhnya.

Ia mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melakukan black campaigne yang menjatuhkan nama salah satu calon di mata masyarakat. Begitu juga dengan masyarakat diharapkan tidak mudah terhasut, terprovokasi, dan terpengaruh dengan isu-isu yang disebarkan melalui black campaigne.

Editor : Kholistiono

Ruangan komen telah ditutup.