Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gedung AKN Jepara Mulai Dibangun

AKN
Peletakan batu pertama gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jepara mulai dibangun. Gedung yang nantinya berdiri di kawasan Stadion Gelora Bumi Kartini itu telah dilakukan peletakan batu pertama oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara.

AKN Jepara melaksanakan kegiatan perkuliahan angkatan pertama mulai tahun akademik 2013/2014, angkatan II tahun 2014/2015, dengan jumlah 56 mahasiswa, pada tahun angkatan ke III tahun akademik 2015/2016 dengan jumlah 73 mahasiswa. Selama perkuliahan itu masih digelar di gedung yang digunakan milik SMK Negeri 1 Jepara dan SMK Negeri 2 Jepara.

Koordinator Pendidikan Di Luar Domisili (PDD) Kabupaten Jepara atau Rintisan AKN Jepara, Ade Sopiali mengatakan, pembangunan kampus didanani Pemerintah Kabupaten Jepara yang telah menyediakan lahan  seluas 2 hektare.  Serta tambahan anggaran untuk pembangunan sekitar Rp 1,8 miliar.

“Saya juga mohon doa restu dalam pembangunan gedung Akademi Komunitas Negeri Jepara bisa berjalan lancar dan sukses,” kata Ade, melalui rilis yang diterima MuriaNewsCom, Sabtu (23/7/2016).

Dia juga menerangkan bahwa AKN Jepara lahir berdasarkan Undang-undang Perguruan Tinggi (UU Dikti) Nomor 12 Tahun 2012. AKN Jepara merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan Pendidikan Vokasi setingkat Diploma II (DII) yang berbasis keunggulan lokal atau untuk memenuhi kebutuhan khusus.

“Rintisan AKN Jepara dalam prosesnya, dibina oleh Politeknik Negeri dalam hal ini Politeknik Negeri Malang yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) waktu itu,” terangnya.

Sementara itu, Pemkab Jepara mendukung pendirian AKN. Hal ini dibuktikan dengan adanya Nota Kesepahaman dengan Direktur Politeknik Negeri Malang, Nomor: 3678/PL2/HK/2013, tentang Penyelenggaraan Program Studi di Luar Domisili (PDD) Politeknik Negeri Malang sebagai rintisan Akademi Komunitas Negeri Jepara. Nota Kesepahaman Kepala Disdikpora kabupaten Jepara dengan Direktur Politeknik Negeri Malang, Nomor: 420/1138/II/2013, Nomor: 3679/PL2/HK/2013.

Wakil Bupati Jepara Subroto menjelaskan bahwa Kabupaten Jepara merupakan daerah sentra industri dan kerajinan. Konsekuensi dari itu semua, banyak pekerja yang memiliki latar belakang pendidikan kurang memadai tetapi terbentur waktu dan usia jika harus kuliah.

“Alhamdulillah, Jurusan yang dibuka sesuai dengan potensi dan peluang yang ada di Jepara, sehingga akan menjadi link and match. Oleh karena itu, adanya AKN Jepara dengan jadwal perkuliahan yang luwes dan tidak ada syarat batas usia menjadikan animo masyarakat cukup tinggi,” katanya.

Berdirinya AKN Jepara juga sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjawab tantangan atas kebijakan pasar bebas ASEAN yang mulai berlaku akhir 2015 lalu. Dengan sumber daya yang bermutu, diharapkan Indonesia tidak menjadi pasar tenaga kerja asing, tetapi tenaga kerja yang bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jepara juga berkomitmen membantu dalam kegiatan yang bersifat operasional agar proses pendirian Akademi Komunitas Negeri Jepara bisa lebih cepat dan efisien.

Editor : Akrom Hazami

Comments
Loading...