Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Kedungsari Harus Siap Saksikan Film-Film Ini

kudus-cukai-film-kedungsari-pre-murianews-tyg tgl 19 juli 2016 e
Suasana pemutaran film mengenai sosialisasi cukai yang digelar di beberapa desa sebelumnya. Warga antusias untuk datang, karena ingin melihat sosialisasi yang menghibur.

 

MuriaNewsCom, Kudus – Mau menghabiskan waktu dengan keluarga sambil nonton hiburan yang enak, datang saja ke lapangan Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kudus, pada Selasa (19/7/2016) malam ini.

Bagi yang datang, akan ada hiburan berupa pemutaran film gratis di sana. Filmnya adalah soal sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang diterima Kabupaten Kudus.

”Meski filmnya soal sosialisasi dana cukai, tapi kemasannya sangat menghibur. Juga dibuat dengan rasa lokal Kudus. Ini film soal Kudus masalahnya. Sehingga tetap menghibur,” kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno, Selasa (19/7/2016).

Film ini, menurut Winarno, memang sengaja dibuat pihaknya. Sebagai bagian dari pelaksanaan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK 07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

”Memberikan pemahaman kepada warga akan persoalan apapun, memang harus memakai cara-cara yang tidak biasa. Termasuk juga dalam menyosialisasikan aturan penggunaan dana cukai ini. Kalau biasanya hanya sosialisasi saja, namun kita gelar dengan memutarkan film ini,” paparnya.

Kegiatan ini juga sudah digelar di beberapa desa lainnya. Dan terbukti warga antusias menyaksikan setiap pertunjukan yang digelar. Apalagi di sana juga ditampilkan hiburan lainnya, seperti band-band lokal yang menyuguhkan aneka lagu-lagu populer.

Karena itu, langkah yang dipilih Bagian Humas Setda Kudus dengan melakukan sosialisasi melalui media film, adalah satu hal yang tepat. Pasalnya, film adalah hiburan universal bagi setiap orang yang mampu diterima dengan baik.

Ada beberapa film yang memuat soal penerimaan dana cukai, yang diputar malam itu. Kesemuanya dikemas dalam bahasa yang enak dan mampu diterima oleh warga. Sehingga pemahaman akan aturan cukai, bisa sampai.

Desa Kedungsari adalah satu dari sekian banyak desa yang dikunjungi dalam pemutaran film ini. Nantinya, sosialisasi ini akan digelar di sejumlah desa lain, yang memang merupakan target pemutaran film.

Winarno mengatakan, sosialisasi keliling pemutaran film ini, memang sangat penting. ”Ditambah lagi, kehadiran warga di sana, adalah sebagai bagian utama dari pemutaran film tersebut. Karena warga bisa melihat bagaimana dana cukai itu berasal, maupun digunakan,” terangnya.

Setelah Desa Kedungsari, kegiatan serupa juga akan digelar di Desa Tergo (Dawe) pada 21 Juli 2016, Desa Gribig (Kaliwungu) pada 23 Juli 2016, dan Desa Besito (Gebog) pada 27 Juli 2016. Kemudian Desa Kirig (Mejobo) pada 30 Juli 2016, Desa Pladen (Jekulo) pada 6 Agustus 2016, dan Desa Honggosoco (Jekulo) yang belum ditentukan tanggalnya.  (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments
Loading...