Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

3 Hari Menghilang, Pria Keterbelakangan Mental di Rembang Ini Diduga Terseret Arus

235
 Kepala Desa Wonokerto Eko ( baju kuning) sedang berkoordinasi dengan TNI, BPBD, polisi, PMI dan warga di kediamannya (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kepala Desa Wonokerto Eko ( baju kuning) sedang berkoordinasi dengan TNI, BPBD, polisi, PMI dan warga di kediamannya (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Slamet (35) warga Desa Wonokerto RT 3 RW 4 Kecamatan Sale, Rembang sejak Minggu (17/7/2016) lalu menghilang dari rumahnya. Pria yang memiliki riwayat keterbelakangan mental ini diduga terseret arus Sungai Kedung Pring, saat turun hujan deras saat itu.

Dugaan tersebut, dikuatkan dengan ditemukannya tongkat bambu dan sandal yang biasa digunakan Slamet. Barang tersebut ditemukan pihak keluarga dan warga di tepi Sungai Kedung Pring.

Zaeni, Kakak Ipar Slamet mengatakan, pada Minggu kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB, Slamet bermain di area sawah dan Sungai Kedung Pring yang jarak dari rumah sekitar 500 meter. Saat itu, katanya, hujan sedang turun dengan deras. “Adik saya ini memang memiliki keterbelakangan mental, dan dia itu suka main air ketika ada hujan turun. Selain itu, dia juga sering pergi main ke area sawah yang ada di dekat rumah,” katanya.

Menurutnya, ketika bermain ke luar rumah, Slamet sering membawa tongkat. “Selain itu, kalau main, biasanya sering pergi pagi dan pulang sore, atau pergi sore, pulangnya setelah waktu isya,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia katakan, ketika, ditemukan tongkat dan sandal di pinggir sungai, pihak keluarga langsung melakukan pencarian dengan bertanya ke keluarga lain. Namun hal itu tidak membuahkan hasil. Karena tidak ada, kemudian keluarga melaporkan hal itu ke pihak desa. Hingga berita ini, diturunkan, warga bersama pihak terkait masih melakukan pencarian.

Editor : Kholistiono

Ruangan komen telah ditutup.