Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Detik-detik Kecelakaan Maut di Margoyoso Pati Hingga Penumpang Pikap Tewas

 Kondisi korban meninggal dunia saat dibawa ke RSI Margoyoso. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kondisi korban meninggal dunia saat dibawa ke RSI Margoyoso. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pada Senin (18/7/2016) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Raya Pati-Tayu Km 16, Desa Sidomukti, Kecamatan Margoyoso, terjadi tabrakan beruntun yang melibatkan pikap Toyota Kijang K 1678 JA, truk bermuatan tebu K 1411 PB, dan sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya.

Yanto, sopir truk bermuatan tebu asal Desa Soneyan, Kecamatan Margorejo menceritakan detik-detik musibah kecelakaan itu kepada MuriaNewsCom. Seperti biasanya, Jalan Pati-Tayu Margoyoso dilalui kendaraan dengan kondisi kepadatan lalu lintas normal.

Truk bermuatan tebu yang dikendarai Yanto berjalan dari selatan (Pati) menuju utara (Tayu) berjalan beriringan dengan pikap yang dikendarai Joko Nursiyo, warga Desa Ngemplak Lor. Diduga dengan kecepatan tinggi, pikap mencoba menyalip truk bermuatan tebu dari sebelah kanan.

Nahas, tidak sampai selesai menyalip, ternyata ada pengendara sepeda motor dari arah berlawanan. Joko mencoba untuk menghindari sepeda motor dengan membanting setir ke kiri, lantaran rem sudah tidak mumpuni untuk menghentikan laju pikap yang dikendarai.

“Tiba-tiba terdengar suara keras. Mobil pikap oleng, sempat menabrak rambu lalu lintas dan pohon di sekitar jalan. Penumpang pikap sempat terpental dan jatuh di tengah jalan,” ungkap Yanto.

Akibat insiden tersebut, satu penumpang pikap bernama Suwardi (53), warga Desa Ngemplak Lor dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, tujuh orang penumpang lainnya dilarikan ke RSI Margoyoso karena mengalami luka-luka.

Ketujuh orang tersebut, di antaranya Pujiati (25), Joko Nur Siyo (40), Zaenal Arifin (30), Sutiyono (50), Sunoto (45) dan Hari (50). Sementara itu, Giyo (50) mendapatkan perawatan intensif, karena kritis.

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengimbau kepada pengendara untuk selalu berhati-hati dan jeli dalam memperhitungkan jarak, sebelum menyalip. Sebab, sebagian besar kecelakaan di Pati disebabkan salah perhitungan saat mencoba menyalip, sedangkan dari arah berlawanan ada kendaraan yang melaju.

 

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...