Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Antarkan Anaknya ke Sekolah, Orang Tua Rela Absen Kerja

orang tua e
Sejumlah orang tua mengantarkan anaknyaa masuk sekolah hari pertama di SMK 1 Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 
MuriaNewsCom, Kudus – Sejumlah orang tua memilih absen bekerja lantaran mengantarkan anaknya pada hari pertama sekolah, Senin (18/7/2017)

Pemandangan tersebut terlihat di beberapa sekolah. Salah satunya di SMK 1 Kudus. Sejumlah orang tua mengantarkan anaknya sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai.

Abdul Hadi, salah satu orang tua asal Gebog mengaku absen kerja hari ini. Dia memilih mengantarkan anaknya sekolah pada hari pertama sekolah lantaran datang sebelum pukul 07.00 WIB pagi tadi.

“Sesuai dengan edaran dari pihak sekolah yang saya dapat, makanya saya mengantarkan anak saya sekolah pagi ini,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia yang berprofesi sebagai seorang fotografer di Jepara itu memilih mengantarkan anaknya sekolah bukan semata edaran sekolah. Melainkan ingin memastikan anaknya tidak ada kendala pada hari pertama masuk.

Para orang tua yang mengantarkan anaknya terlihat duduk di bawah pepohonan dan menyaksikan anaknya yang masih mengikuti upacara.

Kepala SMK 1 Kudus, Sudirman menuturkan kalau edaran  dari sekolah sudah diberikan. Surat Edaran diberikan kepada seluruh orang tua untuk mengantarkan anaknya datang ke sekolah pada hari pertama.

“Sifatnya mengimbau saja, kalau bisa bagi yang menjadi buruh atau bekerja dapat diberikan kelonggaran untuk datang terlambat,” ungkapnya.

Sementara, pemandangan tersebut tidak nampak di SMA 2 Kudus, para orang tua tidak menunggu anaknya pada pertama sekolah. Melainkan langsung pulang sesaat mengantarkan anaknya sekolah.

Kepala SMA 2 Kudus S Haryoko mengatakan kalau pihak sekolah sudah memberikan edaran kepada orang tua. Bahkan, pihak sekolah juga memanfaatkan aplikasi WA dan SMS untuk mengingatkan orang tua.

“Banyak juga orang tua yang sebagai guru, jadi bagaimana sekolah kalau ditinggal. Selain itu banyak juga sudah memakai motor, jadi ada yang tidak diantarkan,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...