Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

18 Pemain AS Wedang Latihan VO2 Max Hadapi Liga Nusantara

AS wedang vomax
Pemain AS Wedang mengikuti latihan Vo2 Max di United Futsal Stadium, Kudus. (MuriaNewsCom/Akrom Hazami)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sebanyak 18 orang pemain mengikuti latihan Vo2 Max klub futsal AS Wedang di United Futsal Stadium, Kudus, Sabtu (16/7/2016).

Diketahui, latihan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan jelang keikutsertaan di Liga Nusantara Futsal Jateng. AS Wedang mewakili Kudus dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

Pembina AS Wedang Catur AP mengatakan, pihaknya mengadakan latihan VO2 Max selama dua hari. Yaitu Sabtu (16/7/2016) dan Senin (18/7/2016). “Dua hari latihannya. Hanya ada 18 pemain yang ikut hari ini,” kata Catur di lokasi latihan, Sabtu (16/7/2016).

Diketahui, latihan Vo2 Max paling efektif dibandingkan latihan lain guna meningkatkan performa ketahanan berintensitas tinggi dan jarak jauh. Selain berdasarkan genetika, kemampuan memiliki level VO2 Max yang tinggi juga didasarkan dari program latihan yang diterapkan.

Program latihan terbaik yang mampu memaksimalkan level VO2 Max adalah latihan yang intensitasnya mampu menghasilkan VO2 Max. Atau dengan kata lain, latihan yang membuat pemain mampu bernafas sekuat mungkin.

Tidak ada angka intensitas tertentu yang mampu menghasilkan VO2 Max, yang ada adalah tingkatan intensitas tertentu karena konsumsi oksigen bersifat terus naik saat melakukan aktivitas berintensitas berapapun tingginya. Karena itu pula, ada beberapa cara untuk mencapai VO2 Max 100 % dalam latihan.

Salah satu cara termudah menghasilkan VO2 max adalah berlari secepat dan sekuat mungkin yang mampu selama 6 menit. Jadi pemain bisa melakukan latihan VO2 Max yang terdiri atas pemanasan 10 menit, berlari secepat mungkin selama 6 menit, dan pendinginan selama 10 menit.

“Sehingga pemain bisa mempunyai kemampuan yang maksimal,” ujarnya.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...