Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Permintaan Adopsi Anak di Grobogan Tinggi

Untitled-1

MuriaNewsCom, Grobogan – Dibandingkan daerah lain, permintaan adopsi anak di Grobogan boleh dibilang masih cukup tinggi. Setiap tahun, sedikitnya ada 10 permintaan adopsi anak yang diajukan ke Dinsosnakertrans Grobogan.

Kepala Dinsosnakertrans Grobogan Andung Sutiyoso menyatakan, untuk tahun 2016 ada 12 permintaan yang diajukan. Dari jumlah tersebut, 9 permohonan sudah terselesaikan, karena sudah ada penetapan dari pihak pengadilan. Sedangkan, tiga permintaan adopsi masih dalam proses administrasi.

“Di level Jawa Tengah, permohonan adopsi anak di Grobogan memang terbilang cukup banyak. Tiap tahun, rata-rata ada 10 permohonan adopsi. Kebanyakan, baik anak yang akan diadopsi maupun orang yang mau mengadopsi adalah warga Grobogan sendiri. Biasanya, antara kedua pihak ini masih ada hubungan kerabat,” kata Andung melalui Kabid Sosial Kurniawan.

Menurutnya, untuk mengajukan permohonan adopsi banyak persyaratan yang dibutuhkan. Seperti syarat administrasi berupa fotokopi identitas kependudukan dari pemohon, orang tua dan anak yang akan diadopsi.

Di samping itu, ada juga persyaratan lain yang ditentukan. Misalnya, asal usul anak yang akan diadopsi harus jelas. Kemudian, umur maksimal anak 18 tahun dan usia pemohon atau pengadopsi 55 tahun dan sudah menikah minimal 5 tahun.

Setelah persyaratan administrasi lengkap, maka berkas tersebut akan dibawa dan diteliti oleh tim Pemberian Izin Pengangkatan Anak (PIPA) Provinsi Jawa Tengah. Jika berkas dinyatakan memenuhi syarat akan diterbitkan surat keputusan penetapan layak adopsi. Proses terakhir adalah mengajukan sidang pengadilan untuk mendapatkan penetapan adopsi.

“Persyaratan lainnya adalah anak yang diadopsi itu setidaknya sudah ikut orang yang akan mengadopsi selama 6 bulan. Untuk proses adopsi anak sekarang ini, memang lebih ketat. Hal ini tidak lepas dari adanya berbagai kasus yang menimpa anak yang diadopsi,” imbuhnya.

 

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...