Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tanggapan PDAM Jepara Soal Warga Tagih Hibah

PDAM

 

MuriaNewsCom, Jepara – Warga kurang mampu di Desa Kecapi Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, menagih hibah pemasangan saluran baru air PDAM.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama (Dirut) PDAM Jepara Prabowo menyampaikan, pemasangan saluran baru hibah PDAM dilakukan bertahap. Ia meminta agar warga yang belum menerima hibah dapat bersabar.

“Saat ini sedang proses pemasangan 600 saluran baru. Kami targetkan empat bulan selesai semua pemasangannya,” kata Prabowo, Rabu (13/7/2016).

Menurutnya, jumlah warga penerima hibah saluran baru PDAM sebanyak 2.500 pelanggan. Pemasangan saluran mulai dilakukan Juni kemarin. Sehingga diperkirakan untuk beberapa pekan ke depan belum bisa selesai sepenuhnya lantaran pemasangan saluran baru membutuhkan waktu yang cukup lama untuk jumlah pelanggan yang banyak itu.

“Kami juga berharap dapat segera selesai. Untuk beberapa bulan ke depan ini proses pemasangan terus dilakukan. Bagi pelanggan yang belum, kami harap bisa lebih bersabar,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, warga menagih hibah pemasangan saluran air PDAM, setelah mereka didata dan membayar biaya administrasi Rp440 ribu pada Maret lalu, hingga kini belum ada kejelasan kapan pemasangan saluran air akan dilakukan.

Seorang calon penerima hibah Sukinah (56) warga RT 14 RW 2 desa setempat menceritakan, awalnya pada Februari 2016, petugas PDAM melakukan pendataan warga calon penerima hibah. Setelah dinyatakan layak menerima hibah saluran baru PDAM, pada Maret 2016 diminta melunasi biaya administrasi sebesar Rp440 ribu.

“Dulu bayarnya ya, langsung ke kantor PDAM,” ujar Sukinah,

Hal senada juga disampaikan penerima hibah lainnya, Muswati (47). Disampaikan Muswati, Pendataan dilakukan petugas PDAM langsung mendatangi rumah warga. Selain ditanya masalah ekonomi, kondisi rumah calon penerima hibah juga didokumentasikan. “Terus warga lainnya yang menerima bantuan itu disuruh iuran,” kata Muswati.

Namun, setelah ditunggu lebih dari tiga bulan, hingga kini belum ada tanda-tanda saluran baru PDAM akan dipasang di masing-masing rumah penerima hibah.

Sukinah dan Muswati berharap, saluran air PDAM dapat segera dipasang. Pasalnya, hingga kini untuk memenuhi kebutuhan air bersih setiap hari terpaksa meminta air dari sumur tetangga.

Editor : Akrom Hazami

 

Comments
Loading...