Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Seorang Santri Asal Welahan Tewas Terpeleset dari Tebing di Rahtawu Kudus

Korban yang tewas terpeleset dari tebing di Rahtawu Kudus (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)
Korban yang tewas terpeleset dari tebing di Rahtawu Kudus (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Kudus – Nasib nahas dialami oleh M. Sihaburrohman (18) warga Dukuh Krajan RT 3 RW 1, Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, Jepara. Remaja yang merupakan santri Pondok Pesantren Mambaul Rabbaniyah Welahan ini, tewas karena terpeleset dari tebing di kawasan wisata Rahtawu, Kudus, pada Rabu (13/7/2016).

Salah seorang rekan korban M. Barudin mengatakan, peristiwa tersebut berawal ketika dirinya bersama korban dan empat rekan lainnya pergi ke Rahtawu untuk menghabiskan liburan dengan menikmati eksotisme alam di Rahtawu.

“Kami berenam, termasuk korban bermaksud berwisata di Kalibanteng. Karena, penasaran dengan keindahan alamnya, kami kemudian memutuskan untuk memanjat tebing bersama-sama dengan ketinggian sekitar 15-20 meter,” ujarnya.

Menurutnya, ketika memanjat tebing itu, di bagian bawah tebing terdapat tali untuk berpegangan, namun, semakin ke atas tidak ada talinya. Namun, korban mendaki duluan, masih berupaya untuk mencapai bagian atas. Nahas bagi korban, yang terpeleset dan jatuh ke bawah.

“Sihab terpeleset dan jatuh ke bawah. Kepalanya terbentur batu, tubunya berguling ke sungai yang ada di bawah. Meski demikian, dia tidak terjebur, hanya kepalanya yang terendam di sungai,” paparnya.

Mengetahui rekannya jatuh, kemudian, dirinya bersama salah satu rekannya bernama Umar kemudian berupaya memberikan pertolongan. Namun, dirinya dan Umar juga ikut terpeleset. Beruntung, mereka bisa berpegangan, sehingga tidak jatuh ke bawah.

Sementara itu, Kasi Umum Polsek Gebog Ipda Sudiro menyampaikan, jika peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. “Dari informasi, enam pemuda itu termasuk korban merangkak naik untuk melihat pemandangan. Ketika mendaki, korban terpeleset dari ketinggian 15 hingga 20 meter, yang mengakibatkan korban tewas. Di tubuh korban juga terdapat luka di pelipis kirinya. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Gribig untuk dilakukan pemerikasan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...