Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Libur Lebaran, Gua Pancur Dibanjiri Ribuan Pengunjung

 Pengunjung tampak memadati mulut Gua Pancur di Jimbaran, Kayen, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pengunjung tampak memadati mulut Gua Pancur di Jimbaran, Kayen, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Libur Lebaran, Gua Pancur di Desa Jimbaran, Kayen, Pati dibanjiri pengunjung. Setiap hari, objek wisata yang tak lama dikelola ini berhasil menggaet lebih dari seribu pengunjung.

Hal itu diakui Ketua Kelompok Sadar Wisata Gasong Community, Ahmad Najib. “Ada kenaikan pengunjung sejak Lebaran hingga sekarang, mulai dari keluarga hingga muda-mudi,” ujar Najib, Rabu (13/7/2016).

Dikatakan, Gua Pancur sempat tidak terawat dan sepi pengunjung dalam beberapa tahun terakhir. Setelah dikelola dengan sejumlah fasilitas penunjang, Gua Pancur saat ini menjadi jujugan pengunjung dari berbagai daerah.

“Saat ini, sudah ada fasilitas penunjang seperti musala, toilet, dan wahana air di danau buatan depan gua. Pengunjung hanya membayar biaya parkir Rp 3 ribu untuk sepeda motor dan Rp 6 ribu untuk mobil,” imbuhnya.

Tak hanya pengunjung dari lokal, beberapa pengunjung juga berasal dari luar kota. Hidayat (27), misalnya. Pengunjung asal Jakarta ini mudik bersama istri di Pati dan memutuskan untuk menghabiskan liburan di Gua Pancur.

Sementara itu, Oktavia (16), pengunjung asal Kalimulyo, Jakenan mengaku senang bisa liburan di tempat alam yang masih sangat asri. “Saya masuk sekolah pada Sabtu (16/7/2016), sedangkan adik saya yang masih SD masuk sekolah pada Senin (18/7/2016). Mumpung masih liburan, kami coba datang ke Gua Pancur dan memang bagus,” kata Via.

Saat berkunjung, Via hanya naik bebek kayuh di danau buatan dengan biaya Rp 15 ribu. Beda halnya dengan Adnan, adiknya, lebih memilih mandi di mulut gua. Selama liburan, Via mengaku hanya mengunjungi Gua Pancur. “Saya dari Jakenan bersama ayah, ibu dan adik lewat Winong, Tambakromo, hingga sampai Kayen,” tandasnya.

 Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...