Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Uniknya Arak-arakan Kerbau Jelang Pesta Lomban di Jepara

349
kerbau e
Warga mengarak kerbau jelang Pesta Lomban di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Sebelum acara puncak pekan Syawalan atau Pesta Lomban yang didukung oleh Sukun Executive digelar pada Rabu (13/7/2016).

Selasa (12/7/2016) pagi dilakukan prosesi arak-arakan kerbau dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Batu hingga Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jobokuto, untuk selanjutnya disembelih.

Prosesi arak-arakan berjalan lancar dan diikuti oleh ratusan warga sekitar. Tak hanya ramai diikuti oleh warga, prosesi itu juga menjadi tontonan banyak warga di sepanjang jalan yang dilintasi. Kerbau diarak dengan diiringi tabuhan musik tradisional. Berbagai ubarampe disiapkan. Mulai kupat lepet yang ditempatkan di dalam bakul nasi, serta aneka jajan pasar yang ditempatkan di tampah berukuran sedang.

Setibanya di RPH Jobokuto, kerbau yang diarak langsung disembelih. Eksekutor penyembelihan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Dengan percaya diri, Marzuqi memotong saluran leher kerbau yang telah diarak tersebut, untuk nantinya bagian tubuhnya dimasak dan bagian kepala dilarung ke laut pada puncak acara Pesta Lomban besok.

“Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan kirab kerbau di Jepara. Tujuannya supaya masyarakat bisa melihat langsung kerbau yang akan disembelih dan dilarung kepalanya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Mulyaji, Selasa (12/7/2016).

Menurutnya, kepala kerbau hasil penyembelihan tersebut yang akan dilarung ke perairan di sisi utara Pulau Panjang besok pagi. Ratusan kapal siap memeriahkan puncak acara Pesta Lomban tersebut.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, kirab kerbau tidak boleh dianggap pamer. Itu dilakukan sebagai wujud syukur, supaya masyarakat juga mengetahui kepala kerbau yang akan dilarung adanya prosesi kirab kerbau ini juga memberi manfaat pada masyarakat sekitar.

“Sebab setelah disembelih, daging kerbau dibagikan kepada masyarakat. Masyarakat bisa menikmatinya dalam bentuk aneka olahan yang disuguhkan saat  pentas wayang kulit di TPI Ujung Batu semalam,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.