Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Miris! Satu Keluarga Dikeroyok Pemuda dengan Senjata Tajam di Jaken Pati

613
 Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo (kanan) memeriksa DPO yang ditangkap saat mudik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo (kanan) memeriksa DPO yang ditangkap saat mudik. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Nasib nahas menimpa Khairul Man (22), warga Desa Sumberejo RT 3 RW 5, Kecamatan Jaken. Dia bersama istri dan anaknya yang masih berusia 15 bulan tiba-tiba dikeroyok segerombolan pemuda di Jalan Raya Jaken-Batangan, Desa Tamansari, Jaken, Selasa (5/7/2016) lalu.

Khairul mengatakan, kejadian bermula ketika dirinya bersama istri dan anaknya berboncengan mengendarai Honda Revo dari Kuniran, Batangan menuju rumahnya. Saat itu, ia mendahului sepeda motor yang dikendarai segerombolan pemuda.

Sialnya, sepeda motor Khairul ngadat seperti kehabisan bensin. Khairul akhirnya berhenti untuk mencari penjual bensin. Belum diketahui motifnya, seseorang yang diketahui bernama Aris alias Gempong, warga Sukorukun, Jaken menghampirinya dan melemparkan batu pada pinggang kiri.

Tak hanya itu, salah satu pemuda mengambil senjata tajam berupa bendo. Sontak, Khairul dan istrinya mencoba lari. Namun, mereka berhasil dihentikan para pelaku. Kemudian, para pelaku langsung menghajar korban menggunakan popor senapan angin pada bagian kepala. Pelaku lain menghujamkan senjata tajam bendo ke arah kepala korban hingga mengalami luka robek.

Saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Selasa (12/7/2016), Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo membenarkan insiden tersebut. Pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Polsek Jaken terkait adanya tindak pidana pengeroyokan di Jalan Pati-Jakenan, Desa Tamansari, Jaken.

“Saat ini, kami tengah melakukan penyelidikan. Kami sudah mengantongi sejumlah nama pelaku yang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Kami tidak kenal kompromi dengan pelaku tawuran dan penganiayaan yang meresahkan warga. Kami akan buru sampai ke liang semut sekalipun,” tegas Kompol Sundoyo.

Editor : Kholistiono

 

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.