Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Polsek Margoyoso Bekuk Jambret di Jalan Pati-Tayu Desa Ngemplak Kidul

Kapolsek Margoyoso AKP Sugino (kiri) menunjukkan dua dompet dalam tas yang dijambret pelaku di Jalan Pati-Tayu, Desa Ngemplak Kidul, Margoyoso, Minggu (10/7/2016) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)
Kapolsek Margoyoso AKP Sugino (kiri) menunjukkan dua dompet dalam tas yang dijambret pelaku di Jalan Pati-Tayu, Desa Ngemplak Kidul, Margoyoso, Minggu (10/7/2016) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polsek Margoyoso membekuk AS (19) alias Kodok, nelayan asal Dukuh Sikerik, Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti. Kodok ditangkap setelah menjambret di kawasan Jalan Pati-Tayu, Desa Ngemplak Kidul, Margoyoso, Minggu (10/7/2016) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Kodok bersama dengan temannya, S (23) alias Ogros, nelayan asal Desa Penggung, Kecamatan Dukuhseti hampir saja dihabisi massa, setelah menjambret tas milik karyawan Alfamart, Dwi Nur Azizah (21), warga Desa Semerak, Margoyoso.

Namun, Ogros berhasil melarikan diri. Nasib sial menimpa Kodok yang terjatuh dan hampir dihakimi massa. Beruntung, mobil patroli Polsek Margoyoso yang kebetulan lewat melerai amukan massa.

“Korban adalah karyawan Alfamart di Jalan Supriyadi Pati. Dia pulang malam sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah sampai di Jalan Pati-Tayu, Desa Ngemplak Kidul, korban yang menggunakan Sepeda Motor Honda Beat putih dipepet dua pelaku menggunakan Honda Vario 125. Ogros berperan sebagai pemetik dan Kodok berperan sebagai joki,” ungkap Kapolsek Margoyoso AKP Sugino kepada MuriaNewsCom.

Usai dijambret, kata dia, Azizah berteriak copet yang menyebabkan Kodok kehilangan kendali hingga menabrak pengendara yang lewat. Setelah jatuh, Ogros melarikan diri, sedangkan Kodok hampir saja dihakimi massa.

Saat ini, Kodok mendekam di ruang tahanan Mapolsek Margoyoso untuk disidik. Sementara itu, Ogros yang berhasil kabur saat ini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). “Kami sudah amankan sejumlah barang bukti, seperti sepeda motor pelaku, tas punggung warna biru tua berisi uang tunai seratus ribu rupiah dan dompet yang berisi peralatan kosmetik. Satu tersangka yang kabur saat ini tengah kita buru,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...