Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Grobogan Ramai Berburu Janur Jelang Lebaran Ketupat

Warga sedang memilih longsongan dan janur untuk mempersiapkan kebutuhan lebaran ketupat (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Warga sedang memilih longsongan dan janur untuk mempersiapkan kebutuhan lebaran ketupat (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Jika menjelang Lebaran Idul Fitri produk pakaian dan makanan yang jadi incaran, maka pascahari raya gantian janur yang diburu orang. Hal ini bisa dilihat dengan ramainya orang yang mencari janur untuk bikin lepet dan ketupat.
Tradisi bikin ketupat maupun lepet sudah jadi ciri khas warga Grobogan, khususnya untuk menyambut lebaran ketupat atau lebaran kecil yang jatuh pada Rabu (13/7/2016) nanti.

Dari pantauan MuriaNewsCom di lapangan, sejak tiga hari setelah lebaran, puluhan pedagang janur mulai menjajakan barang dagangannya di sekitar Pasar Induk Purwodadi, tepatnya, di pinggiran Jl A Yani.

Sebagian besar, pedagang janur itu berasal dari luar kota, seperti Pati, Boyolali, Blora dan Demak. Banyaknya pohon kelapa di Grobogan yang mati akibat hama wangwung, menjadikan daerah ini dianggap sebagai pasar potensial oleh penjualan janur.“Saya sudah bertahun-tahun jualan janur di Purwodadi. Dibandingkan di daerah lain, penjualan janur di sini lebih menguntungkan,” ungkap Riyono, pedagang janur asal Magelang.

Pedagang janur ramai di Pasar Induk Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)
Pedagang janur ramai di Pasar Induk Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pedagang janur dari luar kota itu, umumnya sudah punya langganan tetap. Yakni, para pedagang janur lokal musiman yang menjual secara eceran. Oleh sebab itu, begitu datang, janur yang mereka bawa langsung diambil para pelanggan.

Harga yang ditawarkan berkisar Rp 300 ribu per ikat yang berisi 1.000 lembar janur. Sementara harga blarak atau daun kelapa yang sudah agak tua berkisar Rp 200 ribu per ikat. Sedangkan harga longsongan atau daun kelapa yang sudah dianyam berbentuk ketupat ditawarkan Rp 5 ribu per ikat yang berisi 10 longsongan.

“Harga janur, blarak dan longsongan saat ini boleh dibilang masih cukup murah. Soalnya, lebaran ketupat masih beberapa hari lagi. Biasanya, harga janur mencapai puncak sehari sebelum lebaran ketupat,” kata Eko, warga Desa Genuksuran, Kecamatan Purwodadi yang ikut berburu janur buat lebaran ketupat.

Editor : Kholistiono

Comments
Loading...