Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemutaran Film Cukai Sukses Ramai-ramai Didatangi Warga

kudus-iklan cukai (munyus)
Warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, antusias menyaksikan menyaksikan pemutaran film atau video tentang sosialisasi aturan cukai, yang diselenggarakan di Lapangan Masin, desa setempat, ISTIMEWA

 

MuriaNewsCom, Kudus – Antusiasme warga di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus, untuk menyaksikan pemutaran film atau video mengenai sosialisasi aturan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang diselenggarakan di Lapangan Desa Masin, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, pada Sabtu (9/7/2016) malam.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam suasana masih libur Lebaran ini, justru mendapat apresiasi warga. Buktinya, warga beramai-ramai mendatangi lokasi acara, untuk melihat langsung pemutaran film tersebut.

Film soal cukai yang disajikan dengan bahasa Kudusan yang enak didengar itu, sukses membuat warga menjadi memahami mengenai apa yang disosialisasikan. Sehingga warga menjadi mengerti tentang persoalan aturan cukai yang ada.

Apalagi, tidak hanya penayangan film atau video soal cukai saja yang dipertunjukkan di sana. Melainkan film-film lainnya yang masih ada hubungannya dengan segala potensi Kudus.

Termasuk juga hiburan yang sengaja ditampilkan, untuk membuat masyarakat semakin terhibur dengan kegiatan itu. Sehingga mereka juga akan lebih mudah memahami maksud dari tujuan pemutaran video tersebut.

Ramainya warga yang datang itu, memang merupakan salah satu bukti bahwa sosialisasi dengan menggunakan media yang berbeda, bisa sangat menarik. ”Kami memang selalu membuat sosialisasi dengan berbagai media, supaya bisa membuat masyarakat paham akan arti penting aturan DBHCHT,” jelas Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Kudus Putut Winarno.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan berlandaskan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK 07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Winarno mengatakan, dengan pemutaran video yang dilakukan melalui layar tancap ini, tentunya akan menambah seru malam Minggu warga setempat. Dan tentu saja, warga dari desa lainnya juga dipersilakan untuk datang menonton.

”Inovasi pemutaran film cukai ini, memang upaya kami untuk lebih menyosialisasikan aturan cukai yang dilakukan Bagian Humas Setda Kudus. Metode yang berbeda ini, ternyata bisa dipahami dengan baik oleh warga,” terangnya.

Pemutaran film ini memang sudah beberapa kali dilakukan di beberapa desa yang ada di Kudus ini. Dan ternyata, respon dari masyarakat juga baik. ”Warga memahami apa yang ingin kami sampaikan soal aturan cukai. Dan kita berhadap warga di Kandangmas nanti juga akan memahami akan pentingnya aturan penggunaan cukai,” paparnya.

Winarno mengatakan, pembuatan film cukai itu memang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Kudus. ”Kita juga gunakan bahasa yang sehari-hari merupakan bahasa warga Kudus. Sehingga mudah dipahami,” jelasnya.

Kegiatan serupa juga akan digelar Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, pada 15 Juli 2016, kemudian Desa Jojo (Mejobo) pada 16 Juli 2016, Desa Kedungsari (Gebog) pada 19 Juli 2016, Desa Gribig (Kaliwungu) pada 23 Juli 2016, dan Desa Besito (Gebog) pada 27 Juli 2016.

Lantas, masih berlanjut untuk pemutaran video sosialisasi cukai berikutnya adalah di Desa Kirig (Mejobo) pada 30 Juli 2016, Desa Pladen (Jekulo) pada 6 Agustus 2016, dan Desa Honggosoco (Jekulo) yang belum ditentukan tanggalnya.

”Kita juga rencananya akan menyambangi empat desa lainnya. Namun menyesuaikan tanggal yang ada terlebih dahulu. Karena kita ingin kegiatan ini benar-benar bisa memberi manfaat kepada warga yang ada di Kudus,” imbuh Winarno. (HMS/SOS/CUK)

Editor: Merie

Comments
Loading...