Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kukus Benyik, Menu Baru Keluarga Jepara saat Lebaran

benyik-2 (e)
Benyik kukus yang banyak disajikan warga Jepara saat Lebaran, karena sudah mulai bosan dengan menu opor ayam. MuriaNewsCom (Merie)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Seolah bosan dengan menu opor ayam saat Lebaran, keluarga-keluarga di Jepara ternyata memiliki menu lainnya yang ternyata sangat nikmat disantap.

Menu unik itu adalah benyik kukus atau kukus benyik. Jika ada yang belum tahu apa itu benyik, bahan makanan satu ini biasa juga disebut dengan tempong di beberapa daerah. Dibuat dari ikan teri yang kemudian dibentuk bulat-bulat dan dikeringkan.

”Kalau aku memang khusus membuat benyik atau tempong kukus saat Lebaran. Meski masih ada hidangan opor ayam, namun tetap saja yang disantap kukus benyik. Soalnya bosan juga makan opor ayam terus,” kata Adiw, warga Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.

Benyik atau tempong memang banyak dijual di Jepara. Di tempat yang jualan ikan asin, pasti ada lauk populer di Kota Ukir ini. Sehingga siapa saja kemudian bisa membuat benyik kukus ini.

Cara pembuatannya juga mudah. Benyik yang sudah ada, tinggal dicampur dengan irisan bawang merah, bawang putih, cabai, dan tomat. Namun tomat ini bisa diganti dengan belimbing wuluh. Sesuai selera Anda.

Setelah itu, buat takir dari daun pisang dalam ukuran sedang. Masukkan benyik ke dalamnya. Taburi dengan irisan bahan-bahan di atas. Setelah itu, beri gula sedikit untuk menambah selera.

Nah, yang unik adalah setelah semua bahan masuk ke takir, maka perlu disiram dengan minyak jelantah atau minyak bekas menggoreng. Banyak sedikitnya terserah Anda.

”Justru minyak jelantah ini yang membuat aroma benyik kukus menjadi eksotis. Harum dan enak banget pokoknya. Karena hasilnya sangat nikmat kalau pakai minyak jelantah,” papar Adiw kemudian.

Setelah semua siap, tinggal di kukus. Kurang lebih waktu pengukusan adalah 30 menit. Jika matang, makanlah dengan nasi putih hangat. Kata orang Jepara, makan dengan benyik kukus itu nglawuhi. ”Alias bisa menghabiskan berpiring-piring nasi. Kalau misalnya tidak habis, tinggal kita goreng kering saja benyik kukusnya. Nikmatnya tiada duanya,” imbuh Adiw.

Editor: Merie

 

Comments
Loading...