Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Melihat Luapan Lumpur di Bleduk Kuwu Bisa Jadi Pilihan

grobogan-wisata maneh (e)
Obyek wisata Bledug Kuwu masih menjadi andalan bagi Pemkab Grobogan untuk menarik wisatawan, termasuk saat libur Lebaran kali ini. MuriaNewsCom (Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Bagi kebanyakan orang, hari Lebaran sering dijadikan momen untuk bertemu sanak sudara. Terutama yang selama ini tinggal di luar kota dan jarang pulang kampung karena terkendala berbagai alasan.

Nah, saat kumpul inilah biasanya mereka suka memilih tempat yang enak dan santai untuk melepas kangen. Salah satu pilihannya adalah tempat-tempat wisata.

Selama ini, banyak tempat wisata di Grobogan yang ramai dikunjungi orang ketika lebaran tiba. Antara lain, Bledug Kuwu yang berada di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan. Dari Kota Purwodadi, lokasi wisata unik ini berjarak sekitar 25 km.

”Salah satu obyek wisata yang ramai saat Lebaran memang di Bledug Kuwu. Pada momen Lebaran, pengunjungnya bisa mencapai 1.000 pengunjung per hari,” kata Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Ngadino.

Untuk momen Lebaran tahun ini, di kawasan obyek wisata ini akan lebih semarak. Sebab, mulai H+1 sampai H+7 diagendakan ada hiburan musik dangdut.

Pada hari-hari biasa, harga tiket masuk ke lokasi ini hanya Rp 2.000 per orang. Namun, bisa jadi ada kenaikan harga tiket pada masa lebaran seiring adanya hiburan di dalam lokasi wisata.

Satu tempat wisata baru bisa juga jadi referensi untuk rekreasi lebaran. Yakni, museum purbakala di Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus. Di tempat ini, banyak tersimpan benda bersejarah peninggalan masa lalu yang jumlahnya mencapai ratusan. Bentuknya berupa fosil hewan purba dan juga barang-barang peninggalan zaman prasejarah hingga awal masuknya peradaban Islam.

Di samping itu, masih ada beberapa tempat lainnya yang jadi favorit orang saat Idul Fitri. Yakni, Waduk Kedungombo di Desa Rambat, Kecamatan Geyer. Kemudian, Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong.

Editor: Merie

Comments
Loading...