Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Anggap Warisan Tak Adil, Anak Bunuh Ibunya di Malam Takbiran

Pembunuhan (e)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Seorang anak tega membunuh ibu kandungnya sendiri di malam takbiran, hanya karena menganggap bahwa warisan yang dibagikan tidak adil.

Kejadian iu berlangsung pada Rabu (6/7/2106) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Korbannya bernama Maspiati, (75), warga RT 2/RW 4, Dukuh Sukoharjo, Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Rembang.

Berdasarkan informasi dari Facebook Polres Rembang, Kapolres Rembang AKBP Sugiarto melalui Kapolsek Pamotan  AKP Kisworo mengatakan, pelaku sendiri berinisial AK (48). ”Dia diduga telah menganiaya bapak kandungnya hingga tewas,” katanya.

Kronologis kejadiannya sediri adalah pelaku yang merasa marah karena merasa jika pembagian warisan yang dilakukan ibunya tidak adil. Pelaku kemudian melakukan pemukulan terhadap korban dengan tangan kosong berkali-kali.

Bukan saja memukuli tubuh korban, namun pelaku juga menggigit pipi korban di sebelah kiri. Akibatnya korban mengalami luka memar di kepala dan luka robek pada pipi sebelah kiri, hingga korban tidak sadarkan diri.

Polsek Pamotan yang mendapat informasi tersebut, kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian membawa korban ke Puskesmas Pamotan untuk mendapatkan perawatan.

Namun, saat dirawat di puskesmas itulah, korban tidak bisa diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (6/7/2016), sekitar pukul 12.00 WIB. Sedangkan pelaku sudah diamankan petugas kepolisian.

Pelaku merupakan anak kandung korban. Dari catatan yang ada, pelaku pernah menjalani hukuman pidana sebanyak dua kali di Rutan Rembang, karena dugaan penganiayaan terhadap saudara kandungnya sendiri juga.

”Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku menjalani proses hukum dan ditahan di Rutan Polres Rembang. Kepada yang bersangkutan, dikenakan dengan pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” imbuh AKP Kisworo.

Editor: Merie

Comments
Loading...