Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Undaan Wajib Sembelih Kerbau untuk Lebaran

Jpeg
Penjual daging kerbau di wilayah Kecamatan Undaan, Kudus, yang merupakan hasil iuran dari warga, untuk memenuhi kebutuhan warga saat Lebaran. MuriaNewsCom (Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Lebaran memang menyisakan banyak cerita yang penuh makna. Termasuk tradisi menyembelih kerbau bagi warga Kecamatan Undaan, untuk hidangan Lebaran.

Tentu saja penyembelihan kerbau ini tidak dilakukan perorangan. Melainkan secara berkelompok. Itu dilakukan satu hari menjelang datangnya Lebaran. Daging dari kerbau yang sudah dipotong, akan dijual ke warga dengan harga murah.

Salah seorang warga Undaan Kidul, Supri (55) mengatakan, rata-rata warga Undaan yang mempunyai modal, akan menyembelih kerbau. ”Baik itu secara perseorangan, maupun secara berkelompok. Caranya dengan iuran bersama-sama untuk dibelikan kerbau,” katanya, Selasa (5/7/2016).

Dia menilai, penyembelihan kerbau itu juga tentunya akan meringankan warga sekitar, yang memang ingin membeli daging di saat Lebaran tiba. ”Untuk lauk di rumah. Karena harganya di bawah harga pasaran,” terangnya.

Harga jual daging itu sendiri, adalah Rp 30-35 ribu per seperempat kilogramnya. Namun Supri memastikan jika timbangan yang ada, melebihi dari seperempat kilogram.

”Selain itu, bila ditimbang juga akan bisa melebihi seperempet kilogram. Sebab dalam bagian yang sudah dipisahkan itu juga akan ditambah dengan tangkar (tulang muda, red), maupun yang lainya. Intinya ialah bisa meringankan warga setempat yang memang ingin membeli daging saat Lebaran,” terangnya.

Dia mengatakan, para pembeli daging yang memang dijual secara umum ini, juga bukan hanya sekadar tetangga atau warga sekitar. Namun juga ada yang dari luar desa. Semuanya akan dilayani dengan baik.

”Namun kita mendahulukan warga desa kita sendiri. Kalau warga luar desa, biasanya dilayani belakangan. Kalau warga desa lain di Undaan ini, biasanya juga menyembelih kok. Karena memang sudah tradisi,” katanya.

Editor: Merie

 

Comments
Loading...