Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemudik Asal Jakarta Tujuan Keling Meninggal di Bus Santika

Gantung Diri (e)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Seorang pemudik dari Jakarta yang hendak ke menuju ke Kabupaten Jepara, meninggal dunia di atas bus yang ditumpanginya, Selasa (5/7/2016).

Kapolsek Keling AKP Mahendra mengatakan, dari kronologis yang disampaikan pihak bus, diketahui bahwa pemudik itu bernama Sumiati (47), warga Desa Kamal, RT 1/RW 2, Kalideres, Jakarta Barat.

Sumiati diketahui berangkat dari Terminal Kalideres pada Senin (4/7/2016), sekitar pukul 10.00 WIB, dengan menggunakan Bus Shantika, bernomor polisi H 1424 EA. ”Tujuannya adalah Desa Keling, Jepara. Saat itu, diketahui Sumiati dalam keadaan sehat,” jelas AKP Mahendra.

Keterangan itu didasarkan pada apa yang disampaikan sopir bus bernama Zamroni (39), warga Desa Bangsri, RT 3/RW 2, Kecamatan Bangsri. Sesampainya di Kabupaten Pemalang, korban sempat turun untuk ke toilet, di salah satu masjid di sana.

Namun, saat turun dari bus, Sumiati merasakan jika penglihatannya berkunang-kunang. Kemudian dirinya dibawa lagi ke dalam bus oleh penumpang lainnya.

Di dalam bus, korban merasa dadanya sakit. Dan tidak lama kemudian, sekitar pukul 14.00 WIB, Sumiati diketahui sudah meninggal dunia. ”Dari keterangan keluarga korban, selama perjalanan di sekitar wilayah Kabupaten Pekalongan, korban sempat menelepon suaminya,” ujar AKP Mahendra.

Kepada sang suami bernama Moh Kasian, Sumiati mengeluhkan jika dirinya sakit. Namun, tidak sempat dibawa ke rumah sakit terdekat. ”Sampai akhirnya, bus sampai di Keling. Dan jenazah Sumiati disemayamkan di RS Dr Rehatta Kelet, sambil menunggu keluarga datang untuk mengidentifikasi,” paparnya.

Menurut Mahendra, sopir bus sebenarnya sudah berusaha membawa ke rumah sakit. Namun karena posisi bus jauh dari rumah sakit, maka bus tetap melanjutkan perjalanan ke Jepara.

”Saat mau dibawa ke rumah sakit di Pekalongan, korban sudah tidak bernyawa. Bus sampai di Jepara, sekitar pukul 19.30 WIB. Dan sejauh ini, penyebab meninggalnya itu dikarenakan sakit,” imbuhnya.

Editor: Merie

Comments
Loading...