Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Polres Antisipasi Padatnya Jalur Tengah

grobogan-jalur alternatif-1 (e)
Polres Grobogan bekerjasama dengan Dishubkominfo memasang rambu-rambu lalu lintas, yang diharapkan mempermudah pemudik untuk menemukan jalur yang lebih mudah dan cepat. MuriaNewsCom (Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Macetnya jalur pantura, terutama Semarang, diprediksi akan membuat jalur tengah, yakni yang melewati Kabupaten Grobogan, akan semakin padat dilalui kendaraan pemudik.

Ini membuat jajaran Polres Grobogan meningkatkan kewaspadaan, terutama mengantisipasi jalur yang semakin padat itu, agar tetap terkendali. ”Kita sudah persiapkan berbagai hal, untuk mengantisipasi hal itu,” jelas Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning.

Terkait dengan jalur tengah yang makin padat, menurut Agusman, akan semakin membuat pihaknya mewaspadai segala sesuatu terkait hal itu. Karena memang kondisi di jalur pantura yang sedang macet total.

”Jalur Grobogan ini memang sangat strategis, sehingga jadi pilihan jika jalur pantura dan selatan padat. Hal ini sudah kita antisipasi supaya para pemudik bisa lancar saat melintasi wilayah kami,” terangnya.

Selain menyiapkan personel, menurut Agusman, salah satu upaya yang dilakukan untuk memperlancar arus mudik dan balik Lebaran, adalah pihaknya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), untuk memperbanyak pemasangan rambu.

”Dengan rambu ini diharapkan bisa memudahkan pemudik yang akan melintas menuju tempat tujuan. Sehingga mereka akan mudah untuk mencari jalur yang memang merupakan jalur yang aman dan mudah,” terangnya.

Peningkatan jumlah kendaraan yang melintasi wilayah Grobogan, diperkirakan bakal bertambah dalam momen Lebaran ini. Ada beberapa kondisi yang menjadi penyebab naiknya jumlah kendaraan, khususnya kendaraan para pemudik.

Antara lain, adanya musibah rob di Semarang atau jalur utama pantura. Hal ini menjadikan banyak pengguna kendaraan yang memilih Grobogan sebagai pilihan untuk menghindari macet.

Selain rob, jalur pantura sehari-hari sudah padat, sehingga dikhawatirkan akan lebih padat saat Lebaran. Di samping itu, melintasi jalur Grobogan dinilai lebih pendek dan mempersingkat waktu.

Misalnya, dari arah Semarang menuju Surabaya lebih cepat beberapa jam dibandingkan lewat jalur pantura. ”Saya sudah beberapa bulan ini selalu lewat jalur tengah (Grobogan, Red) dari Semarang menuju Surabaya. Selain lebih cepat juga hemat bahan bakar,” kata Mugiyono, sopir truk yang biasa mengirim barang ke Surabaya.

Editor: Merie

 

Comments
Loading...