Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puluhan Relawan BPBD Jepara Disiagakan untuk Antisipasi Membeludaknya Wisatawan

Kepala Pelaksana BPBD Jepara Lulus Suprayitno (MuriaNewsCom)
Kepala Pelaksana BPBD Jepara Lulus Suprayitno (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Mengaca tahun-tahun lalu, ketika libur lebaran, banyak sekali pengunjung atau wisatawan yang datang ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Jepara. Terutama objek wisata pantai, seperti Pantai Tirta Samudera atau Bandengan, Pantai Kartini, dan yang lainnya. Untuk mengantisipasi membeludaknya pengunjung, dan menjamin keamanan saat di laut, puluhan relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara disiagakan.

Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Jepara Lulus Suprayitno. Menurutnya, pihaknya akan menyiagakan relawan dari BPBD maupun organisasi sukarelawan yang terkoordinasi dengan BPBD. Meski demikian, Lulus meminta kewaspadaan dari pengunjung sendiri, sebab personel terbatas. Sedangkan pengunjung saat liburan mencapai ribuan.

“Perhatian lebih akan dilakukan di Pantai Bandengan, karena di sana yang biasanya ramai sekali dan wisatawan main di air. Tetapi, peningkatan kewaspadaan juga tetap akan dilakukan di Pantai Kartini, Sekembu, Teluk Awur, Ombak Mati (Bondo), Bayuran, Empu Rancak, Pailus hingga Ujung Watu,” ujar Lulus kepada MuriaNewsCom, Sabtu (2/7/2016).

Lebih lanjut ia mengemukakan, pantai yang dikelola sendiri oleh desa diharapkan pengawasannya juga dibantu dan dilakukan oleh pihak desa, baik pemuda maupun warga pada umumnya. “Momen liburan hingga pesta lomban nanti, kami menyiagakan 40 sukarelawan BPBD. Jika ditotal dengan sukarelawan yang terkoordinasi dengan BPBD, jumlahnya 70 orang. Belasan perahu karet juga sudah disiapkan,” katanya.

Di sisi lain, berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, kecepatan angin pada momen Lebaran bisa mencapai 25 kilometer/jam. Kecepatan itu, di darat tak begitu terasa, namun di laut, bisa menimbulkan gelombang dan arus bawah laut yang lumayan besar.

“Pantai Bandengan yang paling besar memiliki kerawanan. Sebab pantai itu memiliki luasan pantai terluas. Wisatawan tidak hanya mandi di area wisata, tapi juga melebar hingga ke arah utara, maupun selatan,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono 

 

Comments
Loading...