Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Terima Dana BOP-PAUD Rp 4,3 Miliar

Kepala Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga(Disdikpora) Kudus Moch Soleh (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Kepala Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga(Disdikpora) Kudus Moch Soleh (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kabupaten Kudus menerima dana Biaya Operasional Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD) sebesar Rp 4,3 miliar yang  bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran  2016.

Seluruh dana tersebut diperuntukkan bagi PAUD yang memiliki sedikitnya 12 peserta didik. “Dana tersebut disalurkan dari kas umum daerah ke rekening PAUD sekali setahun, dan pencairannya paling lambat akhir Juni,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga(Disdikpora) Kudus Moch Soleh, Jumat (1/7/2016).

BOP-PAUD merupakan program pemerintah untuk membantu penyediaan pendanaan biaya operasional nonpersonalia bagi satuan PAUD. Dana ini, ungkap Soleh, diberikan kepada anak melalui lembaga untuk mendukung kegiatan operasional pembelajarannya.

Berdasarkan petunjuk teknisnya (juknis), besar BOP-PAUD menggunakan penghitungan jumlah peserta didik dengan satuan biaya sebesar Rp 600.000 per anak per tahun, yang diprioritaskan kepada anak usia 4-6 tahun.

Ia katakan, pembiayaan pendidikan ini merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan PAUD secara keseluruhan. Salah satu masalah pokok dalam hal pembiayaan pendidikan adalah bagaimana melindungi masyarakat, khususnya keluarga tidak mampu, dari kendala biaya untuk memperoleh layanan PAUD.

Lebih lanjut dirinya mengemukakan, mengenai jumlah PAUD yang ada di Kudus, saat ini ada 309 untuk swasta dan tiga negeri. Dia mengatakan, bantuan tersebut sudah ada sejak 2002 lalu. Hanya, perubahan terjadi pada nama dan jumlah bantuan saja.

 

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...