Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Alami Inflasi 0,25 Persen pada Juni 2016

Kepala Badan Pusat Statisitik (BPS) Kudus Endang Tri Wahyuningsih (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Kepala Badan Pusat Statisitik (BPS) Kudus Endang Tri Wahyuningsih (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus  – Selama bulan Juni 2016, Kudus mengalami Inflasi sebesar 0,25 persen. Inflasi yang terjadi dengan indeks harga konsumen sebesar 128,88 persen. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari bulan lalu, yang mengalami inflasi sebesar 0,16 persen persen dengan indeks harga 128,56 persen.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pusat Statisitik (BPS) Kudus Endang Tri Wahyuningsih. Menurutnya,  inflasi terjadi lantaran terdapat naiknya harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks beberapa kelompok pengeluaran.

“Kelompok tersebut, yakni bahan makanan jadi, minuman  0,30 persen, kelompok perumahan, air listrik, dan bahan bakar 0,40 persen, kelompok sandang 0,80 persen dan kelompok kesehatan 0,31 persen.,” katanya Jumat (1/7/2016).

Menurutnya, inflasi terjadi tidak hanya di Kudus saja, namun menyeluruh di Provinsi Jawa Tengah. Inflasi di Jateng sebesar 0,13 persen dengan IHK 122,04 persen. Tertinggi adalah Tegal dengan inflasi 0,61 persen, Kota Semarang 0,43 persen dan Purwokerto 0,38 persen.Sedangkan urutan paling bawah atau terendah inflasi adalah Surakarta sebesar 0,22 persen disusul Kudus 0,25 persen. Kudus masih bagus, lantaran masuk dua besar dari bawah.

Sedangkan, laju inflasi kalender yakni 0,51 persen. Namun year to year April 2016 terhadap April 2015 mencapai sebesar 3,33 persen. “Itu merupakan fakta di lapangan. Saat Ramadan dan menjelang datangnya lebaran, terjadi Inflasi, sebab kebutuhan masyarakat memang tinggi,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

 

Comments
Loading...