MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

4 LSM Tolak Konser Padi Reborn di Launching Persiku Kudus

0 818

MuriaNewsCom, Kudus – Konser Padi Reborn sekaligus Launching Persiku Kudus yang akan digelar di Alun-alun Kudus, Sabtu, (19/01/2019) besok, ditolak sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Tercatat ada empat LSM dan satu orang atas nama pribadi yang mengajukan penolakannya tersebut melalui surat pernyataan.

Keempat LSM ini yakni Majelis Ratib dan Shalolawat Al Muhdlor, Forum Silaturohmi Santri Muda, Lembaga Pemerhati Aspirasi Publik, dan Koalisi Pemuda Lintas Agama. Sedangkan satu orang atas nama pribadi adalah Soleh Isman.

Sekretaris Daerah, Sam’ani Intakoris membenarkan ada surat dari LSM yang menolak adanya konser Padi Reborn di Alun-alun Kudus. Mereka beralasan acara tersebut akan mengganggu kondusifitas dan Kekhusyukan ibadah di Masjid Agung karena digelar malam hari mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB.

“Semua aspirasi masyarakat kita tampung, kita terima baik yang menolak maupun yang setuju, kita pertimbangkan lagi,” kata Sam’ani.

Sam’ani merinci, terkait penolakan konser tersebut sebenarnya hanya masalah kurang koordinasi saja. Dirinya juga menganggap sebenarnya izin telah berimbang dan tidak ada masalah apa-apa.

“Di alun-alun kan juga pernah ada gelaran budaya, pengajian juga sudah ada, ini gantian hiburan masyarakat ya mohon pengertiannya saja,” terangnya saat ditemui di ruangannya.

Terkait acara, Sam’ani memberikan keterangan jika sejatinya acara tersebut ditujukan untuk lauching klub kebanggan warga Kudus yakni Persiku, sekaligus untuk syukuran penghargaan Adipura¬† yang rencannya akan diserahkan hari ini.

“Ini kan sebenarnya juga untuk masyarakat juga yang rindu hiburan seperti ini, tidak ada salahnya,” ucapnya.

Terakhir, dirinya menegaskan pihaknya akan tetap menggelar konser tersebut di Alun-Alun Kudus karena ada beberapa hal yang telah selesai diurus. Hanya, pihaknya akan lebih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait supaya nantinya tidak ada yang merasa dirugikan.

“Nanti maghrib dan isya akan berhenti untuk rehat, launchingnya pun akan dilaksanakan habis isya’, pokoknya nanti kita koordinasi dengan Masjid Agung,” tandas Sam’ani.

Sementara terkait izin kegiatan, Kapolres Kudus, AKBP Saptono menjelaskan pihaknya hanya berwenang untuk membuat rekomendasi saja. Sedangkan yang berwenang untuk perizinan adalah dari Polda Jawa Tengah.

“Karena ini levelnya band nasional, izin harus dari Polda, kita dari Polres hanya buat rekomendasinya,” tandas Saptono saat dimintai keterangan via whatsapp.

Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.