MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ganjar Pastikan Jateng Masih Kandang Banteng

0 236

MuriaNewsCom, Semarang – Politisi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo menampik dominasi partai berlambang moncong putih itu di Jawa Tengah telah terkikis. Menurut dia, provinsi ini tetap menjadi kandang banteng.

Gubernur Jateng ini menolak keraguan para pengamat yang menyebut mulai terkikisnya sebutan kandang banteng.

“Saya tegaskan Jateng tetap masih Kandang Banteng. Buktinya kemarin (Pilgub 2018) menang kan, kalau absolutisme kemenangannya mungkin orang bisa mempertanyakan. Itu tantangan bagi partai ini untuk memperbaiki ke depan, karena memang perhelatan politik adalah panggung pertempuran sesungguhnya,” katanya.

Tren yang makin liberal serta pilihan masyarakat yang menjadi cair lanjut Ganjar menjadi penyebab menurunnya suara PDI Perjuangan pada Pilgub 2018 lalu. Namun, semua itu sudah dilakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan.

“Sebagian besar Kepala Daerah di Jawa Tengah ini berasal dari PDI Perjuangan, jadi saya tegaskan jika Jateng masih tetap Kandang Banteng,” kata dia.

Hal lain yang harus ditegaskan adalah komitmen pada integritas dan antikorupsi. Ganjar mengatakan jika selama ini partainya menekankan pada persoalan integritas kepada kader. Spirit gotong royong, plurarisme, Marhaenisme terus digelorakan kepada para kader.

“Kita tidak boleh bosan, maka setiap saya melantik kepala daerah di Jateng ini saya selalu mengingatkan agar nomor satu yang harus ditekankan adalah persoalan integritas, kedua pelayanan publik,” terang mantan anggota DPR RI dua periode ini.

Namun tidak dapat dimungkiri jika masih ada kepala daerah yang tercokok penegak hukum pada kasus korupsi. Dalam hal ini, Ganjar mendukung langkah PDIP yang tegas tidak memberikan pendampingan bahkan melakukan pemecatan.
”Kalau ada yang terkena kasus korupsi kami lepas, tidak kami berikan pendampingan. Itu sebagai sikap partai yang tegas dalam melawan korupsi,” terangnya.

Selain itu, di Ulang tahun ke-46 PDIP menjadi momentum mengkonsolidasikan kader menuju tercapainya target-target partai. Target jangka pendek adalah memenangkan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019.

“PDI Perjuangan akan all out memenangkan Pilpres 2019 dengan hasil lebih bagus dari Pilgub 2018 lalu,” katanya.
Dalam mencapai itu, kata Ganjar, dibutuhkan kerja keras seluruh elemen partai. Langkah awal adalah instropeksi dan memperbaiki diri. Di tengah apatisme politik di era modern, PDIP harus membuktikan masih ada partai yang membela ‘wong cilik’.

“Di tengah sinisme publik yang tidak percaya dengan keberadaan partai politik, PDI Perjuangan harus mampu mengembalikan kepercayaan publik itu dengan menunjukkan bahwa partai ini hadir di tengah masyarakat untuk membantu mereka,” kata Ganjar.

Selain itu, ulang tahun ini lanjut Ganjar harus menjadi momentum untuk melakukan kaderisasi. Sebab tidak sedikit daerah di Indonesia yang kesulitan mencari kader yang baik, khususnya untuk jabatan eksekutif.

“Kalau Jateng aman lah, karena di sini kandang banteng, namun banyak daerah lain yang sulit mencari kader yang mumpuni dan berintegritas tinggi. Persoalan kaderisasi ini harus menjadi perhatian,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.