MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

19.523 Kartu Tani di Grobogan Belum Terdistribusikan ke Petani, Ini Sebabnya

0 185

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski pembuatan kartu tani di Grobogan sudah terselesaikan namun masih ada kendala dalam proses distribusi pada petani. Hingga akhir tahun 2018 lalu, jumlah kartu tani yang sudah terbagi ada 181.705 kartu. Sedangkan jumlah petani yang terverifikasi sebanyak 201.138 orang.

“Sisanya sebanyak 19.523 kartu tani belum bisa diserahkan kepada petani karena beberapa alasan. Antara lain, orangnya sudah meninggal, pindah tempat tinggal, dan ada yang tidak mau menerima kartu tani. Pendistribusian kartu tani ini prosentasenya sudah diatas 90 persen,” kata Sekda Grobogan Moh Sumarsono,saat menerima kunjungan kerja anggota Komisi B DPRD Jateng, Rabu (9/1/2019).

Menurut Sumarsono, dalam penyaluran kartu tani, Pemkab bekerjasama dengan pihak BRI. Kartu tani yang diserahkan pada petani sudah bisa digunakan untuk penebusan pupuk bersubsidi melalui kios pupuk lengkap (KPL) yang ada di setiap desa dan kelurahan.

Meski demikian, hingga saat ini, sebagian penerima masih banyak yang belum bisa menggunakan kartu tani untuk penebusan pupuk. Penyebabnya, ada yang terkendala sambungan internet. Kemudian, belum diaktivasinya kartu tani sehingga tidak bisa digunakan transaksi. Selain itu, banyak yang tidak bisa mengoperasikan kartu pada alat gesek elektronik.

Terkait dengan kondisi di lapangan, pihaknya meminta agar untuk sementara, petani yang sudah punya kartu tani masih bisa menebus secara tunai seperti sebelumnya. Namun, jatah pupuk petani ini harus dicatat sehingga datanya jelas.

“Kami berharap agar kendala yang muncul dalam pendistribusian dan penggunaan kartu tani ini bisa ditangani secepatnya,” kata Sumarsono yang juga menjabat selaku Ketua Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Grobogan itu.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Yudhi Sancoyo mengatakan, pihaknya akan mengawal serius tentang pendistribusian kartu tani. Sebab, tujuan dari program kartu dinilai positif dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Melalui kartu tani ini kita bisa tahu berapa banyak petani di Jawa Tengah ini. Harapan kami, semua kebutuhan petani bisa terpenuhi dalam pencapaian distribusi pupuk bersubsidi ini. Kami sangat mendukung tindakan-tindakan terkait dalam program kartu tani ini. Oleh sebab itu, kita sudah berkunjung ke beberapa daerah untuk monitoring kartu tani,” katanya.

Editor : Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.