MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

11 Nisan Salib di TPU Giriloyo Magelang Dirusak Orang Misterius

0 757

MuriaNewsCom, Magelang – Perusakan nisan berbentuk salib terjadi di Kota Magelang. Belasan nisan salib di TPU Griloyo Karet, Kota Magelang, dirusak orang tak dikenal.

Nisan yang dirusak berada di empat blok makam, yakni di blok A1, A2, B1 dan B2. Perusakan dilakukan dengan cara mancabut nisan berbahan kayu, dan membelah nisan tersebut. Sementara nisan yang berbahan marmer dihancurkan hingga berkeping-keping.

“Jumlahnya cukup banyak, ada belasan. Nisan yang rusak memang bentuknya salib. Ada yang dicabut dan ada juga yang rusak seperti dipecah,” kata Mulyono, penjaga TPU Giriloyo, seperti dilansir Antara Jateng.

Ia mengaku tidak mendengar suara mencurigakan atau kejadian apa pun sejak Natal lalu. Bahkan dia mengaku kaget saat berkeliling di makam yang diurusnya, terdapat nisan makam berbentuk salib yang dirusak.

Petugas kebersihan lainnya, Islamiyah, menuturkan nisan makam yang dirusak rata-rata cukup parah dan dibuang begitu saja. Bahkan, ada salah satu makam yang tutup makamnya sampai dicongkel dari atas pusara, padahal terbuat dari beton.

“Saya tahunya pagi hari dan ternyata yang rusak banyak. Belum pernah terjadi sebelumnya dan aneh yang rusak kenapa salib semua. Saat Natal banyak yang ziarah dan nisan masih utuh,” ujarnya.

Ia menuturkan, orang yang merusak kemungkinan naik melalui pagar makam yang tidak terlalu tinggi.

Sementara Kapolsek Magelang Selatan, Kompol M Choirul Anwar menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan tentang perusakan makam ini. Ia menyatakan, laporan tentang perusakan ini masuk pada Selasa (1/1/2019) malam.

“Kami langsung melakukan penyelidikan dan pendataan kerusakannya. Karena malam dan area TPU cukup luas, kami melanjutkan pendataan pada Rabu (2/1/2019) pagi, hasilnya jumlah nisan makam yang rusak ada 11 buah,” katanya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah orang di lokasi, termasuk petugas UPT TPU Giriloyo.

Anwar menuturkan, hingga kini pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan motif perusakan. Anwar mengklaim bahwa aksi perusakan ini merupakan aksi vandalisme.

“Saat ini kami terus mendalami kasus vandalisme, sambil berharap jangan terlalu dibesar-besarkan. Jangan dikaitkan pula dengan isu-isu saat ini, seperi SARA atau Pilpres atau apapun. Pasrahkan saja ke kepolisian untuk melakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.