MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pembunuh Pelajar SMK di Semarang Dibekuk, Ternyata Ini Motifnya

0 6.986

MuriaNewsCom, Semarang – Kasus pembunuhan yang menmpa siswa SMK di Kota Semarang, Dean Faqig Putra (16) akhirnya berhasil diungap. Pihak kepolisian membekuk satu orang pelaku yang telah menusuk korban hingga berkali-kali hingga meregang nyawa.

Pelaku diketahui bernama Bagus Aditya alias Udil (22), warga Kelurahan Barutikung, Kuningan, Kota Semarang.

Aksi pembunuhan terhadap warga Srondol Kulon, Banyumanik, Kota Semarang, itu terjadai pada Sabtu (29/12/2018) dini hari di kawasan umah Pompa Boom Lama III, Jalan Kuningan, Semarang Utara, Kota Semarang.

Dari pengungkapan kasus ini diketahui jika aksi pembunuhan itu berlatarbelakang tawuran antarkampung. Tersangka mengaku marah karena salah satu pemuda di kampungnya dikeroyok oleh kelompok korban.

”Saat itu saya baru bangun tidur, kemudian saya melihat warga kampung saya dikeroyok oleh orang yang tidak dikenal,” katanya.

Tersangka mengaku, rasa solidaritas terhadap teman yang melatarbelakngi ia mengeroyok korban. Dan saat korban lewat dengan berboncengan tiga, kemudian pelaku yang bekerja sebagai petugas keamanan di kawasan Tanjung Emas itu ikut mengejar.

”Untuk solidaritas serta karena terpancing emosi, saya langsung ambil belati lalu mengejar korban dan menusukan sebanyak dua kali,” katanya.

Naas bagi korban Dean faqih putra, saat mencoba kabur bersama rekannya, motor yang ditunggangi mogok. Pelaku yang emosi langsung menusukan senjata tajam ke arah korban. “Saya tusukan sebanyak dua kali ke paha dan punggungnya,” akunya.

Baca : Motor Mogok Saat Dikejar Preman, Pelajar SMK di Semarang Tewas Ditusuk

Usai menusukan senjata tajam, pelaku pun langsung kembali ke rumah. Sementara korban langsung ditolong oleh rekan rekannya dan dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Polisi yang mendapati adanya pembunuhan terhadap seorang pelajar langsung melakukan penyelidikan, dan memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi. Dari keterangan tersebut, dalam waktu singkat polisi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku di tempat kerja.

“Setelah mendapatkan informasi, pelaku berhasil ditangkap di tempat kerja bersama Tim Resmob Polrestabes Semarang,” kata Kapolsek Semarang Utara, Kompol I Made Sapru.

Selain pelaku, polisi juga mengamankan sepeda motor milik korban serta senjata tajam yang digunakan pelaku untuk menusuk korban. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 351 dan pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.