MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Duka Tsunami, Ganjar-Yasin Ajak Warga Jateng Tak Foya-foya di Pergantian Tahun

0 313

MuriaNewsCom, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng menggimbau agar peringatan Tahun Baru 2019 tak dilakukan dengan acara hura-hura dan foya-foya. Pasalnya, saat ini kondisi bangsa tengah berduka akibat benca tsunami.

Pemprov Jateng sendiri menurut Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen akan mengisi malam pergantian tahun dengan acara tirakatan.

“Pemerintah Provinsi Jateng pada malam tahun baru akan menggelar tirakatan. Perayaan tahun baru tidak diisi dengan foya-foya tetapi dimulai dengan dzikir, membaca Alquran, dan pembagian sodakoh untuk anak yatim,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat tidak merayakan malam pergantian tahun dengan kegiatan yang berlebihan. Terlebih saat ini Indonesia sedang berduka dengan musibah bencana alam yang menimpa beberapa daerah di nusantara.

“Kita harus saling membantu terhadap sesama, berempati dan membantu saudara-saudara yang sedang bersedih. Seperti gempa di Palu, tsunami di Banten dan Lampung,” terangnya..

Hal yang sama juga dikatakan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Ia mengimbau warga agar merayakan pergantian tahun baru secara sederhana. Ini sebagai bentuk empati terhadap para korban bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Yang mau merayakan sederhana saja, jangan terlalu banyak berpesta pora dan bereuforia. Karena saudara kita masih banyak yang susah (akibat tertimpa bencana alam), yuk kita buat empati yang baik,” katanya, Senin (31/12/2018).

Dengan berempati, lanjut Ganjar, masyarakat paling tidak bisa ikut merasakan duka yang dirasakan para korban bencana alam. Sekaligus mengurangi sedikit beban yang diderita akibat kehilangan sanak saudara maupun kerugian materiil.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.