Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tekan Kasus Stunting, Pemkab Blora Gencarkan Pencanangan Kampung KB

0 290

MuriaNewsCom, Blora – Pemkab Blora saat ini mulai melakukan perhatian serius terhadap masalah stunting. Hal ini dilakukan seiring adanya kasus stunting yang ditemukan di sejumlah kabupaten lain. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan terjadinya kasus stunting adalah menggencarkan pencanangan kampung Keluarga Berencana (KB).

Kepala Dindalduk KB Blora Winarno menyampaikan, hingga saat ini, sudah ada 136 desa di Kabupaten Blora yang sudah mencanangkan diri sebagai Kampung KB.

“Pencanangan kampung KB terbaru ada pada 12 desa di Kecamatan Todanan hari Kamis (27/12/2018). Pencangan kampung KB di 12 desa dilakukan sekaligus di Desa Bicak. Hari Senin lusa, rencana ada pencanangan kampung KB di salah satu desa di Kecamatan Jepon. Semoga desa lainnya cepat menyusul,” katanya, Sabtu (29/12/2018).

Dijelaskan, dengan adanya pencanangan itu maka warga di sebuah desa tersebut telah sadar akan pentingnya KB. Sejak mulai remaja sudah diikutkan dalam kegiatan Pusat Informasi Kesehatan Remaja (PIK-R) agar tidak menikah muda. Kemudian pelayanan KB dalam pengaturan jarak kelahiran anak hingga pasca melahirkan.

Sementara itu, Bupati Djoko Nugroho pun merasa senang dan bangga dengan sudah banyaknya pencanangan Kampung KB tersebut. Terutama, pencanangan kampung KBsecara serentak di Kecamatan Todanan.

“KB sangat penting untuk merencanakan kesejahteraan keluarga. Orang tua jangan bangga ketika anaknya ditembung lelaki jika usianya masih dini. Jika sudah menikah sesuai umur pun harus bisa merencanakan kelahiran anak dengan baik,” katanya.

Menurut Djoko, mikah muda maka artinya rahim ibunya belum siap untuk dibuahi. Jika dipaksanakan maka anaknya nanti rawan stunting.

“Stunting sangat bahaya karena selain bertubuh kerdil, perkembangan otaknya pun kerdil. Saya ingin lewat Kampung KB ini kasus stunting bisa ditekan,” tegas Bupati.

Editor : Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.