MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dua Remaja Bertato Tertangkap Basah Bongkar Kotak Amal Masjid, Nasibnya Jadi Begini

0 639

MuriaNewsCom, Purbalingga – Dua remaja berinisial PM (19) warga Desa Pingit, Kecamatan Rakit, Banjaenegara dan TBF (14) warga Desa Kutaiws, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, Sabtu (29/12/2018) nekat mencoba membongkar kotak amal di masjid Desa Bajong, Kecamatan Bukateja.

Namun aksi pemuda yang badannya dipenuhi tato itu, dipergoki warga dan menggerebeknya. Dua pemuda ini sempat lari, namun tak bisa berkutik saat dikepung warga.

Kini nasib kedua pemuda itu harus berurusan dengan hukum dan dikurung di penjara, lantaran melakukan kejahatan di tempat ibadah.

Kapolsek Bukateja, AKP Agus Triyono mengatakan, aksi pembobolan kotak amal tersebut terjadi pada Sabtu dini hari. Menurutnya, aksi kedua pemuda tersebut diketahui warga setempat benama Ponidin dan Parsidi.

Saat kedua warga itu melintas di dekat Masjid Nurul Hidayah, melihat seorang pemuda yang diketahui berinisial TBF sedang tiduran di depan toko sebelah masjid.

Mereka kemudian menghampiri dan menanyakan sedang apa dan oleh pelaku dijawab sedang tiduran. Karena khawatir, pemuda itu akan berbuat aneh, maka warga menyuruhnya untuk pulang. Terlebih saat itu sudah dini hari.

Saksi kemudian pergi. Namun di tengah perjalanan, mereka kepikiran sehingga kembali mendatangi lokasi. Saat itulah dua pelaku terpergok sedang beraksi.

“Karena curiga, saksi kembali ke tempat semula dan mendapati pemuda tersebut lari ke arah masjid dan dijumpai bersama temannya. Saksi kemudian memberitahukan ketua RT dan melaporkan ke Polsek Bukateja. Walaupun hendak kabur, namun dua pemuda tersebut berhasil diamankan warga,” katanya kapolsek.

Saat dilakukan pengecekan di sekitar masjid, didapati teralis masjid sudah rusak dan terbuka. Selain itu, kotak amal yang berada di dalam masjid juga sudah bergeser posisinya. Bagian gembok kotak amal juga rusak.

Kapolsek menambah, kedua pemuda tersebut kemudian diamankan petugas ke Polsek Bukateja. Dari tangan keduanya diamankan satu buah tas warna abu-abu berisi obeng dan alat congkel.

Selain itu diamankan sepeda motor yang digunakan keduanya serta kotak amal masjid yang rusak bagian gemboknya.

“Kedua pemuda tersebut sudah diamankan ke Polsek Bukateja dan masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk pengembangan kasusnya,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.