MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Motor Mogok Saat Dikejar Preman, Pelajar SMK di Semarang Tewas Ditusuk

0 6.487

MuriaNewsCom, Semarang – Seorang pelajar SMK di Kota Semarang menjadi korban pembunuhan oleh sekelompok orang tak dikenal, Sabtu (29/12/2018) dini hari. Korban tewas setelah mendapat sejumlah tusukan di tubuhnya.

Korban diketahui bernama Dean Faqih Putra (16) warga Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Korban dibunuh sekelompok pemuda yang diduga preman di Rumah Pompa Boom Lama III, Jalan Kuningan, Semarang Utara, Kota Semarang, sekitar pukul 02.00 WIB.

Kapolsek Semarang Utara, AKP I Made Sapru, kepada wartawan membenarkan hal itu. Menurut dia, saat itu, korban bersama dua temannya yakni Muhammad Rifai (17) dan Gery sedang berboncengan tiga menggunakan Honda Mega Pro H 4220 ASG.

Mereka berkendara dari arah Banyumanik menuju Simpang Lima. Setelah itu mereka memacu kendaraannya di kawasan Boom Lama. Namun saat melintas di sekitar lokasi, ada sekelompok orang yang tengah nongkrong.

“Entah kenapa orang-orang yang nongkrong ini langsung meneriaki dan mengejar korban dan teman-temannya,” katanya.

Mereka mengejar sambil mengacungkan senjata tajam berupa belati. Alhasil ketiga remaja ini langsung kocar-kacir. Namun sayang saat dikejar itu, motor yang digunakan korban mogok.

Pelaku pun langsung menusuk korban dengan belati beberapa kali, hingga korban tersungkur dan terkapar di jalan. Sementara dua teman korban berhasil kabur dan menyelamatkan diri dengan bersembunyi di rumah warga.

“Korban Dean Faqih yang tidak bisa lolos langsung dianiaya dan salah satu pelaku menusukan belati dibeberapa bagian tubuh,” imbuhnya.

Usai menusuk kroban, para pelaku langsung kabur. Warga yang mengetahui peristiwa itu, langsung membawa korban ke RS Bhkati Tamtama (RST) Semarang, namun nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Kasus ini kini tengah diusut aparat kepolisian. Tim gabungan dari Polsek Semarang Utara dan Polrestabes semarang masih melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.