MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mata Cangkul Kena Granat Aktif, Petani di Tuntang Ini Langsung Keder

0 3.317

MuriaNewsCom, Semarang – Seorang petani di Dusun Dempel, Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Wahyudi dengan santai mengayunkan cangkulnya ke ladang untuk bercocok tanam. Mencangkul menjadi hal yang biasa baginya, karena ini adalah pekerjaan sehari-hari.

Lokasi bercocok tanam Wahyudi pun tak jauh, hanya di sekitar belakang rumahnya.

Namun, saat mencangkul Kamis (27/12/2018) siang tadi, cangkul yang dilesatkannya ke tanah mengenai benda keras. Ia pikir itu hanyalah batu. Maka dengan santai, ia mengorek tanah dan mengambil benda itu.

Namun ketika benda itu sudah terangkat, nyali Wahyudi langsung keder. Bagaimana tidak, benda yang dipegangnya ternyata bukan batu, melainkan granat. Dan masih aktif.

Tubuh Wahyudi semakin bergetar membayangkan benda itu meledak saat kena cangkulnya. Sudah pasti, nyawanya tidak akan tertolong. Beruntung granat berdiameter 6 cm yang dikenal dengan sebutan granat nanas itu tak meledak.

“Baru mencangkul sekitar 50 cm, tiba-tiba cangkul kena benda keras. Karena penasaran, saya ambil. Saya kira itu batu, eh ga tahunya ternyata granat,” kata Wahyudi.

Karena kaget, Wahyudi pun memberitahu warga lain tentang temuannya. Beberapa warga pun langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Tuntang.

Tak berselang lama, anggota Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng yang dihubungi Polsek Tuntang langsung merapat ke lokasi kejadian.

Dengan hati-hati personel yang punya kualifikasi penjinakan bom, mengevakuasi granat tersebut. Granat tersebut kemudian dimasukkan ke wadah khusu untuk didiosposal atau diledakkan.

Ipda Slamet yang memimpin tim Subden Jibom Gegana mengatakan, langkah disposal memerlukan tempat yang aman. Yakni jauh dari pemukiman warga.  “Hal ini untuk menghindari terjadinya kerugian dari efek ledakan disposal,” ujarnya.

Setelah didapatkan lokasi yang sesuai kriteria, proses disposal pun dilaksanakan. Granat nanas berdiameter 6 cm itupun bisa dimusnakan dengan aman, sehingga tidak bisa disalahgunakan pihak lain.

Editor : Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.